Kecelakaan Beruntun di Tuban, Mengakibatkan Sopir Dump Truk Tewas

Kecelakaan Beruntun di Tuban, Mengakibatkan Sopir Dump Truk Tewas
kondisi kendaraan yang ringsek usai terlibat lakalantas.

TUBAN, Ronggo.id – Sopir dump truk meninggal dunia usai terlibat kecelakaan lalu lintas di Jalur Soko-Parengan, turut Dusun Alastuwo, Desa Mojomalang, Kecamatan Parengan, Kabupaten Tuban, Jawa Timur.

Kecelakaan yang melibatkan 3 unit kendaraan tersebut mengakibatkan pengemudi dump truk bernomor polisi S 8617 UH, bernama Tantama Krisman Hari (24), warga Desa Sokosari, Kecamatan Soko, Tuban, tewas dilokasi kejadian usai diseruduk truknya sendiri saat yang sedang berdiri di bahu jalan.

Kasat Lantas Polres Tuban, AKP Argo Budi Wahono menjelaskan, Kecelakaan beruntun itu terjadi saat kendaraan Truk Tronton Nopol W 9694 UL yang dikemudikan Sony Pratama (31) warga Desa Sumberagung, Kecamatan Dander, Kabupaten Bojonegoro berjalan dari arah timur.

Bacaan Lainnya

Saat berada di lokasi kejadian, kendaraan naas itu menabrak sebuah dump truk bernopol S 8617 UH milik korban dari belakang saat itu sedang diparkir dibahu jalan sisi kiri dari arah barat.

“Diduga sopir truk tronton itu mengantuk dan kurang konsentrasi saat mengemudi, akhirnya terjadi kecelakaan,” ujar AKP Argo saat dikonfirmasi melalui pesan singkat, Jumat (16/10/2020).

Akibatnya dari tabrakan itu membuat dump truk No Pol S-8617-UH terdorong ke depan dan menabrak Tantama Krisman Hari yang saat itu sedang berdiri dibahu jalan, kemudian kembali menabrak belakang dump truk bernopol K 8532 PD milik Suharsono, warga Desa Pakis, Kecamatan Sale, Kabupaten Rembang yang juga sedang parkir akibat mengalami kerusakan.

“Ada tiga truk yang terlibat kecelakaan, dan korban tewas setelah terseruduk truknya sendiri saat berdiri disisi jalan,” jelas Mantan Waka Satlantas Polresta Sidoarjo.

Petugas yang mendapatkan laporan kejadian itu kemudian langsung mendatangi lokasi kemudian melakukan olah TKP, mencari dan menyita barang bukti, meminta keterangan saksi-saksi, meminta permohonan visum Et Repertum jenazah, serta melakukan penyidikan lebih lanjut. 

“Untuk kerugian materil akibat kecelakaan itu diperkirakan mencapai sekitar Rp20 juta,” pungkasnya.

Ikuti Berita dan Artikel terbaru Ronggo.id di GOOGLE NEWS

Pos terkait