TUBAN — Hujan deras yang mengguyur wilayah Kecamatan Bangilan, Kabupaten Tuban, Rabu sore (22/10/2025), membawa duka mendalam bagi warga Desa Kablukan. Seorang petani muda bernama Imam (30) tewas tersambar petir saat perjalanan pulang dari sawah.

Di tengah rintik hujan yang tak kunjung reda, puluhan warga terlihat bergegas menuju area persawahan. Mereka mendapati tubuh Imam sudah tergeletak di pematang, basah kuyup, tanpa tanda kehidupan. Tanpa menunggu lama, warga mengevakuasi jasadnya dengan kendaraan roda tiga menuju rumah duka.

“Saat itu hujan deras sekali. Imam baru saja selesai dari sawah dan hendak pulang, tapi tiba-tiba petir menyambar,” ujar Ita, warga setempat yang menyaksikan detik-detik nahas itu.

Kapolsek Bangilan, IPTU Muhammad Yusuf, membenarkan kejadian tersebut. Menurutnya, petir menyambar ketika korban masih berada di area persawahan terbuka tanpa tempat berlindung.

“Korban tersambar saat masih di pematang sawah. Ada warga yang melihat kilat menyambar, lalu segera melapor ke polisi,” tutur Yusuf.

Pihak kepolisian mengimbau masyarakat agar lebih waspada di musim penghujan, terutama ketika hujan disertai kilat.

“Hindari berteduh atau beraktivitas di area terbuka seperti sawah dan lapangan,” tambahnya.

Jenazah Imam kini telah diserahkan kepada keluarga untuk dimakamkan di pemakaman desa setempat. Warga masih berduka, sementara langit Kablukan sore itu tampak mendung, seolah turut berbelasungkawa. (Hus/Tgb).