TUBAN — Upaya Polres Tuban dalam menegakkan hukum sekaligus mengembalikan rasa keadilan bagi masyarakat kembali terlihat nyata. Tim Jatanras atau Unit Tindak Pidana Umum (Tipidum) Satreskrim Polres Tuban mengembalikan sejumlah barang hasil kejahatan pencurian kepada pemiliknya tanpa dipungut biaya sepeser pun, Kamis sore (9/10/2025).
Barang-barang yang dikembalikan merupakan hasil pengungkapan berbagai kasus pencurian di wilayah Kabupaten Tuban sepanjang September, terutama di Kecamatan Semanding, Jatirogo, dan kawasan perkotaan Tuban. Nilai total barang bukti yang dikembalikan ditaksir mencapai Rp25 juta.
Barang tersebut antara lain lima unit telepon genggam, satu sepeda motor, satu unit televisi, laptop, blender, serta berbagai peralatan elektronik rumah tangga lainnya.
Kanit Jatanras Polres Tuban, IPDA Mohammad Rudi, menegaskan pengembalian dilakukan secara langsung kepada korban dengan mekanisme yang transparan dan bebas pungutan.
“Semua kami serahkan langsung kepada yang berhak, tanpa dipungut biaya sepeser pun. Masyarakat juga sangat kooperatif dalam proses ini, dan itu kami apresiasi,” ujar Rudi.
Salah satu warga penerima, Andi Nurhata, warga Desa Kebonsari, mengaku tak menyangka sepeda motor Honda Beat miliknya yang hilang dua bulan lalu akhirnya ditemukan dan dikembalikan dalam kondisi utuh.
“Terima kasih kepada Jatanras Tuban. Motor saya kembali tanpa biaya apa pun. Ini benar-benar melegakan,” tutur Andi dengan mata berkaca-kaca.
Andi menceritakan, motornya raib saat diparkir di depan warung. Ia baru sadar kehilangan setelah beberapa menit, namun tak berharap banyak kendaraan itu akan kembali.
Kini, barang-barang curian yang dikembalikan menjadi bukti konkret bahwa Polri tak hanya menindak pelaku kejahatan, tetapi juga mengembalikan hak-hak korban yang selama ini sering terabaikan.
Langkah tersebut juga dinilai memperkuat kepercayaan publik terhadap aparat kepolisian, yang kini mulai menunjukkan perubahan dalam pelayanan berbasis empati dan transparansi.
“Ini bukan sekadar penegakan hukum, tapi pemulihan rasa aman dan keadilan bagi masyarakat,” ujar salah satu warga yang hadir dalam kegiatan tersebut. (Hus/Jun).
