TUBAN, (Ronggo.id) – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) hingga kini masih belum diberlakukan di wilayah Kabupaten Tuban. Berbeda dengan kabupaten tetangga, Bojonegoro dan Lamongan, yang sudah menjalankan uji coba program andalan Presiden Prabowo Subianto tersebut.
Tertinggalnya daerah yang dipimpin Bupati Aditya Halindra Faridzky dalam program MBG ini, menjadi perbincangan dan spekulasi masyarakat tentang dilaksanakan atau tidaknya program tersebut di Bumi Ranggalawe. Bahkan Wakil Ketua DPRD setempat, Lutfi Firmansyah, berulang kali mempertanyakan apa alasan Pemerintah Kabupaten Tuban tak kunjung melakukan uji coba program MBG.
“Kami selalu menanyakan ke Sekda, mengapa Tuban kok belum mulai uji coba,” kata Lutfi sapaan akrab Pimpinan Dewan dari Partai Gerindra itu, Selasa (14/1/2025).
Ia tambahkan, dari situ diketahui jika ternyata persiapannya belum matang. Misalkan saja, soal dapur umum yang belum tersedia, begitupun dengan sasaran yang masih dalam tahap pendataan.
‘’Mungkin pemerintah pusat menilai Tuban belum siap, makanya belum ditunjuk,’’ imbuhnya.
Oleh karena itu legislator asal Kecamatan Soko itu mendesak, agar Pemkab Tuban benar-benar serius mematangkan persiapan sedari sekarang. Ia pun berharap di tahap dua nanti bisa ditunjuk oleh pemerintah pusat untuk uji coba.
“Untuk uji coba pertama tak perlu banyak dulu, bisa satu atau dua sekolah, nanti secara bertahap sasaran bisa ditambah,’’ jelasnya.
Menurut Lutfi, diantara tujuan program MBG ini adalah untuk menekan angka stunting, dan meningkatkan investasi sumber daya manusia (SDM). Proyek strategis nasional ini diharapkan pula dapat meningkatkan perputaran ekonomi di masing-masing daerah.
“Program ini sudah ditunggu masyarakat, apalagi sekolah-sekolah di pedesaan,” tuturnya.
Sementara itu, Sekretaris Daerah (Sekda) Tuban, Budi Wiyana mengaku bahwa Pemkab Tuban masih menunggu petunjuk pelaksana dan petunjuk teknis sebagai panduan untuk memulai uji coba program MBG.
“Tapi sekali lagi kita juga sudah melakukan upaya pendataan calon penerima. Biar tidak bingung, kita juga akan studi tiru ke kabupaten terdekat,” ungkapnya.
Mantan Kepala Bappeda Tuban itu menyatakan, guna mendukung program dari pemerintah pusat, Pemkab telah menyiapkan anggaran yang bersumber dari APBD Tuban 2025.
“Kita juga belum tahu daerah harus sharing berapa, tapi semoga saja semua didanai oleh pemerintah pusat,” tandasnya. (Ibn/Tbg).
