TUBAN – Langkah nyata menekan angka pengangguran terbuka terus dipacu Pemerintah Kabupaten Tuban. Lewat gelaran Tuban Job Fair 2026, sebanyak 5.500 lowongan kerja resmi dibuka untuk memfasilitasi para pencari kerja lokal maupun peluang karir ke luar negeri.
Dari data yang dihimpun, sebanyak 34 perusahaan dari dalam dan luar daerah terlibat dalam bursa kerja kali ini. Menariknya, sekitar 50 persen dari total 5.500 formasi yang tersedia menawarkan peluang kerja ke luar negeri, seperti Jepang, Korea, hingga Jerman.
Wakil Bupati Tuban, Joko Sarwono menegaskan, bursa kerja ini menjadi instrumen krusial dalam merealisasikan program prioritas daerah. Agenda tahunan ini mempertemukan langsung dunia usaha dengan masyarakat pencari kerja guna mengisi berbagai formasi strategis.
“Pelaksanaan Tuban Job Fair 2026 ini merupakan bagian dari upaya program Mas Bupati untuk menurunkan tingkat pengangguran terbuka serta meningkatkan TPAK di Kabupaten Tuban,” ujar Joko usai membuka acara, Rabu (19/8/2026).
Joko mendorong Dinas Tenaga Kerja dan Perindustrian (Disnakerin) Tuban agar tidak hanya berfokus pada pertemuan tatap muka. Sistem rekrutmen berbasis daring dinilai harus terus berjalan beriringan guna menjangkau akses informasi yang lebih luas dan presisi.
“Saya tetap berharap kegiatan ini dilanjutkan secara online agar memberikan informasi yang jelas terkait kebutuhan lapangan pekerjaan di Kabupaten Tuban,” tegasnya.
Antusiasme tinggi terpancar dari para pengunjung, salah satunya Diah (23), pencari kerja asal Kecamatan Palang. Ia mengaku sempat merasa lelah dan hampir putus asa karena berbulan-bulan melamar pekerjaan secara online tanpa kepastian.
“Sudah berbulan-bulan saya kirim berkas lamaran ke mana-mana tapi belum ada hasil. Sempat pusing dan hilang arah juga. Makanya begitu tahu ada Job Fair ini, saya langsung datang kesini,” tutur Diah.
Hadirnya bursa kerja ini memberikan angin segar dan harapan baru bagi para lulusan muda seperti dirinya, terlebih dengan tersedianya pilihan karir hingga ke mancanegara.
“Job fair seperti ini sangat membantu karena kita bisa ketemu dan tanya-tanya langsung ke perusahaannya. Apalagi ada opsi ke luar negeri seperti Jepang dan Jerman, jadi membuka jalan buat kami yang dari daerah. Harapan saya acara ini rutin diadakan dan sistem online-nya makin diperjelas seperti pesan Pak Wabup,” pungkasnya. (Hus/Tgb).
