TUBAN – Warga Dusun Kowang Selatan, Desa Kowang, Kecamatan Semanding, Kabupaten Tuban dihebohkan dengan penemuan jasad seorang petani yang tewas gantung diri di sebuah gubuk tengah ladang jagung, Jumat (17/07/2026) malam.
Korban diketahui berinisial N (58). Jasadnya ditemukan oleh warga sekitar pukul 22.00 WIB di area perladangan yang berjarak sekitar 300 meter dari kediamannya, setelah sempat dilaporkan hilang oleh pihak keluarga.
Kapolsek Semanding, AKP M. Lukman Hadi mengungkapkan, peristiwa tragis ini bermula saat korban berpamitan kepada sang istri untuk pergi ke rumah kerabatnya. Namun, hingga larut malam, korban tak kunjung menginjakkan kaki di rumah.
“Merasa cemas karena korban tidak pulang, pihak keluarga bersama warga sekitar akhirnya berinisiatif melakukan penyisiran dan pencarian,” ujar AKP M. Lukman Hadi saat dikonfirmasi, Sabtu (18/07/2026).
Pencarian tersebut membuahkan hasil pilu. Dua orang warga yang ikut mencari mendapati korban sudah dalam kondisi tidak bernyawa, tergantung di sebuah gubuk di tengah ladang jagung. Temuan tersebut langsung dilaporkan ke pihak Pemerintah Desa setempat dan diteruskan ke Mapolsek Semanding.
Mendapat laporan warga sekitar pukul 22.30 WIB, petugas kepolisian langsung bergerak cepat menuju lokasi kejadian untuk mengamankan tempat kejadian perkara (TKP) dan melakukan identifikasi awal.
“Kami sudah melakukan olah TKP, membuat sketsa lokasi, dan mengumpulkan keterangan dari sejumlah saksi di lapangan,” imbuh Kapolsek.
Dari lokasi kejadian, petugas mengamankan barang bukti berupa seutas tali tampar plastik berwarna biru sepanjang kurang lebih 2,5 meter. Hingga saat ini, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk mendalami motif dan memastikan kronologi pasti di balik peristiwa tersebut. Peristiwa ini diduga kuat dipicu oleh adanya masalah pribadi yang sedang dihadapi korban. (Hus/Tgb).
Catatan Redaksi: Informasi dalam artikel ini tidak ditujukan untuk menginspirasi tindakan bunuh diri. Jika Anda atau orang terdekat mengalami depresi, tekanan mental, atau kedaruratan psikologis, segera hubungi layanan kesehatan mental, psikolog, atau fasilitas kesehatan terdekat.
