TUBAN Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Institut Agama Islam Nahdlatul Ulama (IAINU) Tuban menunjukkan aksi nyata di tengah masyarakat. Tak sekadar menjalankan program formal, mereka terjun langsung ke perkebunan untuk membantu warga Desa Jetak, Kecamatan Montong, Kabupaten Tuban memanen kopi, Minggu (12/7/2026).

Aksi turun ke ladang ini bukan hanya sekadar membantu aktivitas pertanian, melainkan juga menjadi pemantik untuk merawat kembali tradisi gotong royong yang menjadi ciri khas masyarakat pedesaan.

Pantauan di lokasi, suasana keakraban tampak jelas saat mahasiswa dan warga bahu-membahu memetik buah kopi yang sudah matang, mengumpulkannya, hingga mengangkut hasil panen bersama-sama.

Koordinator KKN IAINU Tuban Desa Jetak, Abdul Rahmat Albustomi mengungkapkan, kegiatan ini sengaja dilakukan sebagai media untuk membangun kedekatan emosional dengan warga setempat.

“Melalui kegiatan panen kopi bersama ini, kami ingin membangun kedekatan dengan masyarakat sekaligus menumbuhkan semangat gotong royong. Kami berharap kehadiran mahasiswa KKN dapat memberikan manfaat dan menjadi bagian dari aktivitas positif di Desa Jetak,” ujar Tomi, sapaan akrabnya.

Inisiatif positif dari para agen perubahan ini pun mendapat apresiasi hangat dari pihak pemerintah desa setempat. Perangkat Desa Jetak, Sholikin mengaku sangat senang dengan keaktifan para mahasiswa yang tidak canggung untuk turun langsung ke ladang.

“Kami senang adik-adik KKN mau turun langsung ke kebun dan ikut membantu warga. Semoga selama di Desa Jetak mereka betah, bisa mendapatkan banyak pengalaman, dan kegiatan seperti ini bisa semakin mempererat hubungan antara mahasiswa dengan masyarakat,” tutur Sholikin.

Senada dengan pemerintah desa, Daryo, salah seorang petani kopi di Desa Jetak juga mengaku sangat terbantu dengan kehadiran para mahasiswa. Menurutnya, pekerjaan memanen menjadi terasa lebih ringan berkat bantuan tersebut.

“Kami senang mahasiswa KKN ikut terjun langsung membantu panen kopi. Kehadiran mereka membuat pekerjaan menjadi lebih ringan dan menunjukkan bahwa kebersamaan antara mahasiswa dan masyarakat dapat terjalin dengan baik,” ungkap Daryo sumringah.

Melalui momentum panen bersama ini, diharapkan sinergi antara civitas akademika IAINU Tuban dan masyarakat Desa Jetak tidak hanya berdampak pada sektor pertanian sesaat, tetapi juga mampu meninggalkan kesan mendalam serta mempererat kemitraan berbasis pengabdian masyarakat ke depannya. (Hus/Tgb).