TUBAN – Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa melakukan penanaman pohon mangrove dan pelepasan burung pantai di Kawasan Wisata Pantai Sowan, Kecamatan Bancar, Kabupaten Tuban, Jawa Timur, Kamis (28/10/2021).

Kegiatan yang juga diikuti oleh Kepala Dinas Kehutanan Provinsi Jatim, Jumadi, Wakil Ketua DPRD Jatim, Kusnadi, Bupati Tuban, Aditya Halindra Faridzky, Bupati Lamongan, Yuhronur Efendi, dan OPD Kabupaten Tuban, serta beberapa perusahaan BUMN di Tuban.

Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa mengatakan, saat ini isu pemanasan global menjadi perhatian seluruh dunia, termasuk Indonesia. Selain itu, prediksi akan terjadinya Lanina antara bulan November hingga Februari 2021 dari BMKG, terjadi akibat perubahan iklim yang memunculkan potensi bencana hidrometeorologi. Hal tersebut harus menjadi kewaspadaan bersama.

“Ini harus menjadi acuan kita untuk perlunya mengembalikan ekosistem alam menjadi lebih baik dengan menanam pohon, sebagai daya dukung lingkungan,” terangnya.

Khofifah melanjutkan, adanya restorasi mangrove juga dilakukan untuk mengembalikan habitat mangrove seperti kepiting dan udang. Pelepasan satwa yang mendiami ekosistem pantai seperti Burung Pantai juga memiliki tujuan agar keseimbangan alam kembali tercipta.

Mantan Menteri Sosial ini mengajak, agar semua daerah mulai nandur bersama, untuk memulihkan vegetasi yang ada, sebab rusaknya vegetasi nantinya akan sangat berdampak ketika adanya bencana hidrometeorologi seperti hujan deras, angin kencang, hingga longsor. “Ini tanggung jawab kita bersama untuk penguatan kembali ekosistem, agar memunculkan daya dukung alam dan lingkungan kita,” ungkapnya.

Ditempat yang sama, Bupati Tuban, Aditya Halindra Faridzky menjelaskan, Pemkab Tuban bersama Perum Perhutani berkomitmen menyelaraskan program Provinsi untuk mengembalikan kondisi lingkungan alam di Tuban.

Setidaknya pada tahun 2021 ini, Pemkab Tuban telah menargetkan melakukan penghijauan di 1500 hektar lahan dengan berbagai macam jenis pohon yang akan disesuaikan dengan kondisi geografis wilayah masing-masing.

“Program yang dilakukan oleh Gubernur ini selaras dengan Pemkab Tuban, seperti halnya saat ini fokus melakiakan penanaman pohon untuk penanggulangan bencana, sepeti banjir serta mengembalikan cadangan air,” tutupnya.

Dalam kesempatan ini juga dilakukan penandatanganan kesepakatan bersama atau Memorandum Of Understanding (MOU) antara Perum Perhutani dengan Pemkab Tuban. MOU tersebut dilaksanakan dengan tujuan untuk menyinergikan program instansi antara Perum Perhutani dengan Pemkab Tuban guna pemanfaatan kawasan hutan pada area KPH Parengan, Tuban, dan Jatirogo di wilayah administrasi Pemkab Tuban.

Selain itu, juga untuk menjaga kelestarian fungsi lahan dan hutan lindung serta meminimalisir terjadinya longsong dan banjir di Kabupaten Tuban melalui upaya konservasi lingkungan di wilayah Kabupaten Tuban.

Ikuti Berita dan Artikel terbaru Ronggo.id di GOOGLE NEWS