TUBAN –  Bupati Tuban, Aditya Halindra Faridzky melakukan lawatan ke sejumlah desa dalam rangka memantau penyaluran Bantuan Langsung Dana Desa (BLT-DD) yang digelar serentak di 294 desa, sebagai upaya penanganan dampak covid-19, Selasa (8/3/2022).

Salah satu tempat yang dikunjungi yaitu Desa Karangasem, Kecamatan Jenu, didampingi Sekretaris Daerah (Sekda) Budi Wiyana, Jajaran Forum Komunikasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimca) Jenu, serta Perangkat Desa, Mas Bupati menyerahkan secara simbolis BLT-DD kepada Kelompok Penerima Manfaat (KPM) yang sebelumnya telah didata sesuai dengan kriteria yang ditentukan.

Bupati Tuban, Aditya Halindra Faridzky menyampaikan, kunjunganya kali ini untuk memastikan penyaluran bantuan tepat sasaran agar tidak terjadi tumpang tindih dengan bantuan yang lain. Disamping itu, kehadirannya sekaligus untuk meninjau percepatan pencapaian vaksinasi.

“Alhamdulillah, kegiatan penyaluran berjalan lancar dan sukses, semoga ditempat lain juga demikian, mudah-mudahan tidak ada KPM yang menerima bantuan dobel dengan bantuan lain,” ungkap Mas Bupati kepada Ronggo.id usai penyerahan bansos di Balai Desa setempat.

Pastikan Tepat Sasaran, Bupati Tuban Pantau Langsung Penyaluran BLT-DD Hingga ke Desa
Bupati Tuban, Aditya Halindra Faridzky didampingi OPD dan Forkopinca Jenu saat memberikan BLT-DD secara simbolis kepada seorang penerima BLT-DD di Kantor Desa Karangasem

Selain di Karangasem, ada 4 desa di Tuban yang didatangi oleh Bupati Muda tersebut terkait penyerapan BLT-DD. Diantaranya, Desa Mandirejo, Kecamatan Merakurak, kemudian di Kecamatan Kerek yakni Desa Sumberarum dan Desa Jarorejo, kemudian dilanjutkan ke Desa Merkawang yang berada di Kecamatan Tambakboyo.

Adapun total BLT-DD dari 294 desa yang disalurkan bersamaan mencapai 26,8 milyar, dimana setiap desa  mengalokasikan anggaran sebesar 40 persen dari Dana Desa yang bersumber dari Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Kemendes PDTT).

Dengan adanya bantuan yang telah diserap, Ketua DPD Golkar Tuban ini berharap bisa membantu pemulihan ekonomi masyarakat di tengah kondisi sulit akibat pandemi Covid-19.

“Semoga bantuan yang diterima dapat dimanfaatkan dengan baik untuk kesejahteraan masyarakat dalam memenuhi kebutuhan konsumsi,” ucap Mas Bupati mengakhiri.

Dalam kesempatan yang sama, Kepala Desa Karangasem, Surip membeberkan, total anggaran yang difokuskan untuk BLT-DD tahun 2022 hampir sekitar 400 juta dengan jumlah penerima manfaat sebanyak 99 Kepala Keluarga (KK). Nilai tersebut lebih besar dibandingkan tahun 2021 yang hanya 20 persen.

“Untuk hari ini, setiap KPM menerima 900 ribu, yang merupakan akumulasi selama 3 bulan, mulai Januari hingga Maret,” beber Surip.

Sebagai persyaratan pengambilan bantuan, KPM diharuskan telah melakukan vaskin minimal 2 kali. Hal tersebut guna mendorong percepatan vaksinasi sehingga terlindungi dari covid-19 yang tak kunjung berakhir.

“Jadi, bagi KPM yang ingin mengambil bantuan, wajib melampirkan foto copy identitas dan juga harus sudah vaksin, kalau belum nanti kita arahkan untuk vaksin,” pungkasnya. (Ibn/Jun).

Ikuti Berita dan Artikel terbaru Ronggo.id di GOOGLE NEWS