TUBAN PT Semen Indonesia (Persero) Tbk melalui SIG Pabrik Tuban kembali menyalurkan bantuan Corporate Social Responsibility (CSR) untuk mendukung pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat berupa akses air bersih. Bantuan tersebut diwujudkan melalui pembangunan reservoir (tandon) dan perluasan jaringan pipanisasi bagi warga Dusun Bancang, Desa Tahulu, Kecamatan Merakurak, Kabupaten Tuban.

Program itu dikelola oleh Himpunan Penduduk Pemakai Air Minum (HIPPAM) Tirto Asih yang selama ini menjadi penopang kebutuhan air bersih masyarakat setempat.

Ketua HIPPAM Tirto Asih, Dasiran, mengatakan bantuan dari SIG telah diberikan dalam dua tahap. Pada 2021, perusahaan membantu pembangunan reservoir atau tandon air, sedangkan pada 2025 bantuan difokuskan pada pengembangan jaringan pipanisasi untuk memperluas distribusi air kepada warga.

“Alhamdulillah kami sudah dua kali mendapat bantuan CSR dari SIG Pabrik Tuban. Pertama pembangunan tandon pada 2021, lalu tahun ini bantuan perluasan jaringan pipanisasi,” kata Dasiran, Senin (19/5/2025).

Saat ini, HIPPAM Tirto Asih melayani kebutuhan air bersih bagi sedikitnya 83 kepala keluarga di Dusun Bancang dan sekitarnya. Tidak hanya untuk kebutuhan rumah tangga, layanan air bersih tersebut kini juga menopang operasional Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Desa Tahulu yang mendukung program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Menurut Dasiran, kebutuhan air untuk operasional dapur MBG cukup besar, mencapai sekitar dua meter kubik per hari.

“SPPG baru sekitar satu bulan beroperasi dan menjadi pelanggan dengan kebutuhan air cukup besar,” ujarnya.

Keberadaan jaringan air bersih juga mulai berdampak pada aktivitas ekonomi warga. Selain digunakan untuk minum, memasak, mandi, dan mencuci, air dari HIPPAM dimanfaatkan masyarakat untuk menyiram tanaman hortikultura di pekarangan rumah maupun lahan kebun.

“Setelah akses air tersedia, banyak warga mulai menanam sayuran seperti cabai, tomat, sawi, dan bayam,” ucapnya.

Kepala Desa Tahulu, Sumariyono, menuturkan sebelum adanya infrastruktur air bersih tersebut, warga Dusun Bancang kerap mengalami kesulitan mendapatkan air, terutama saat musim kemarau.

Kala musim hujan, sebagian warga mengandalkan air tadah hujan untuk kebutuhan sehari-hari. Sementara ketika kemarau tiba, warga harus membeli air dari mobil tangki atau bergantung pada suplai dari HIPPAM Desa Tegalrejo yang berada di desa tetangga.

“Sekarang warga sudah jauh lebih terbantu. Bantuan infrastruktur dari SIG membuat masyarakat tidak lagi kesulitan air bersih,” kata Sumariyono.

Ia berharap keberadaan HIPPAM Tirto Asih tidak hanya memperkuat layanan dasar masyarakat, tetapi juga berkembang menjadi unit usaha desa yang mampu memberikan kontribusi terhadap pendapatan desa.

Sementara itu, Senior Manager of Corporate Communication SIG Pabrik Tuban, Dharma Sunyata, mengatakan bantuan tersebut merupakan bagian dari program SIG Peduli yang berfokus pada peningkatan kualitas hidup masyarakat di sekitar wilayah operasional perusahaan.

Menurut dia, air bersih menjadi kebutuhan mendasar yang berpengaruh langsung terhadap kesehatan, produktivitas, dan kesejahteraan masyarakat.

“Kami berharap bantuan tandon dan jaringan perpipaan ini dapat menunjang kelancaran distribusi air bersih sehingga manfaatnya bisa dirasakan masyarakat secara berkelanjutan,” ujar Dharma. (Jun/Tgb).