TUBAN, () – Lastari (52), Seorang petani asal Desa Waleran, , Kabupaten Tuban terpaksa gigit jari, pasalnya uang puluhan juta miliknya raib digondol kawanan pencuri, Senin (31/10/2022).

Ironisnya, uang tersebut baru saja dipinjam dari Bank BRI Cabang Rengel, yang rencanaNya akan dipergunakan sebagai modal bertani.

Menurut Lastari, peristiwa naas itu berawal saat dirinya keluar dari bank sekitar pukul 10.45 Wib. Uang senilai Rp33.700.000 yang baru saja dicairkan kemudian ditaruh di bagasi motor.

Ditengah perjalanan pulang, tepatnya di Dusun Gembong, dirinya yang mengendarai sepeda motor seorang diri merasa ketar ketir, lantaran dua orang berboncengan sepeda motor, tiba-tiba sudah berada dibelakangnya.

“Waktu itu masih belum curiga kalau sedang dibuntuti. Hanya saja saya kuatir, karena kebetulan bawa uang cukup banyak,” tutur Lastari saat ditemui dikediamanya, Senin (31/10/2022) malam.

Selanjutnya, ungkap Lastari, dirinya segera memacu motornya dengan kecepatan tinggi, lalu berhenti sejenak di sebuah warung makan yang berada di Desa Grabagan untuk sekedar mengisi perut.

“Agar tetap bisa memantau, saya terpaksa parkir motor diatas trotoar disebelah warung. Jaraknya cuma beberapa meter dari warung, kebetulan suasana juga lagi ramai,” ungkapnya.

Tak berselang lama, sekitar pukul 11.45 Wib, ujar Lastari, dirinya yang baru makan dua sendok dikagetkan dengan suara teriakan warga dari seberang jalan, jika uang yang ditaruh didalam bagasi motor telah digasak oleh kawanan pencuri.

“Kelihatanya jok motor dibuka paksa menggunakan kunci T, usai mengambil uang, para pelaku langsung kabur kearah selatan atau kearah Rengel,” ucapnya.

Lastari menyebut, bahwa kawanan pencuri tersebut diperkirakan berjumlah 6 orang, dengan ciri-ciri mengenakan pakaian serba hitam, diantaranya tidak memakai helm. Dalam menjalankan aksinya para pelaku mengendarai 3 sepeda motor, salah satunya warna putih.

“Harapanya para pelaku bisa segera tertangkap dan mendapat hukuman setimpal, sehingga tidak meresahkan masyarakat. Syukur-syukur uang saya bisa kembali, sebab uang itu untuk modal bertani,” tandasnya.

Sementara itu, Kanitreskrim , AIPTU Budi Santoso, ketika dikonfirmasi membenarkan jika telah terjadi kasus pencurian di wilayah hukum Polsek Grabagan dan pihak korban juga sudah melapor.

“Korban maupun sejumlah saksi sudah kita mintai keterangan, tadi anggota juga telah mendatangi lokasi kejadian,” ujarnya. (Ibn/Jun).

Ikuti Berita dan Artikel terbaru Ronggo.id di GOOGLE NEWS