TUBANJalur Pantura Tuban kembali memakan korban jiwa. Diduga karena kurang konsentrasi saat berkendara di pagi hari, seorang pemuda asal Kelurahan Kutorejo, Kecamatan Tuban, tewas mengenaskan setelah menabrak bagian belakang truk yang tidak diketahui identitasnya.

Kecelakaan lalu lintas (laka lantas) maut tersebut tepatnya terjadi di Jalan Raya Tuban-Bancar KM 41-42, Desa Boncong, Kecamatan Bancar, Kabupaten Tuban, pada Senin (25/5/2026) sekitar pukul 06.30 WIB.

Identitas korban meninggal dunia diketahui bernama Febrian Mitra Tristiyandi (26), warga Kelurahan Kutorejo GG 1/56 RT 03 RW 04, Kecamatan Tuban. Saat kejadian, korban tengah mengendarai sepeda motor matik Yamaha N-Max dengan nomor polisi K-3776-RW.

Kanit Gakkum Satlantas Polres Tuban, IPTU Eko Sulistyono mengungkapkan, kronologi kecelakaan bermula ketika korban melaju menggunakan motornya dari arah timur menuju ke barat. Kondisi cuaca pada saat kejadian sebenarnya cukup cerah dan arus lalu lintas di sekitar pemukiman penduduk tersebut tergolong sepi.

“Diduga pengendara motor kurang konsentrasi terhadap pandangan depan. Akibatnya, ia tidak mampu menghindari kendaraan truk yang berjalan searah di depannya hingga tabrakan tak bisa terhindar lagi,” jelas IPTU Eko Sulistyono saat dikonfirmasi.

Benturan yang keras membuat nyawa pengendara N-Max tersebut tidak dapat diselamatkan. Korban dinyatakan meninggal dunia di lokasi kejadian, sedangnya motornya mengalami kerusakan cukup parah pada bagian depan dengan kerugian material ditaksir mencapai Rp 500 ribu.

“Jasad korban kemudian dievakuasi oleh petugas medis ke RSUD Tuban,” tambah pria dengan pangkat balok dua di pundaknya itu.

Sayangnya, truk yang terlibat kecelakaan tersebut, langsung meninggalkan lokasi kejadian setelah insiden terjadi, sehingga identitas pengemudi maupun nomor polisi truk misterius itu belum diketahui.

Petugas dari Satlantas Polres Bumi Wali yang tiba di lokasi langsung melakukan tindakan kepolisian guna mengurai situasi.

“Kami sudah mendatangi dan melakukan olah TKP di lokasi kejadian. Sejumlah barang bukti berupa kendaraan bermotor milik korban, STNK, serta SIM juga telah kami amankan untuk proses penyelidikan lebih lanjut,” pungkasnya. (Hus/Tgb).