TUBAN — PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG) Pabrik Tuban kembali mencatat prestasi nasional di bidang konservasi energi. Pabrik milik BUMN strategis tersebut meraih Juara 3 kategori Manajemen Energi Industri Besar dalam ajang Penghargaan Subroto Bidang Efisiensi Energi (PSBE) 2025, penghargaan tertinggi dari Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM).

Penghargaan diserahkan oleh Direktur Jenderal Energi Baru Terbarukan dan Konservasi Energi (EBTKE), Prof. Eniya Listiani Dewi, kepada GM of Production Plan & Control SIG Pabrik Tuban, Ibnu Prasetyo, di Hotel Borobudur, Jakarta, Jumat (5/12/2025).

Prestasi itu bukan ujug-ujug datang. Sejak 2019, SIG Pabrik Tuban secara konsisten menerapkan ISO 50001:2018, standar internasional untuk manajemen energi. Komitmen jangka panjang tersebut menghasilkan sejumlah capaian yang mencolok dalam rentang 2022—2024.

Data internal menunjukkan:

  • Penghematan energi mencapai 2,8 juta Gigajoule
  • Peningkatan penggunaan bahan bakar alternatif sebesar 4,48%
  • Pemanfaatan energi terbarukan naik menjadi 6,42%
  • Penurunan emisi CO2 hingga 555 kg CO₂/ton semen ekuivalen.

Angka-angka tersebut menempatkan Pabrik Tuban sebagai salah satu industri semen yang paling agresif dalam menurunkan jejak karbonnya di Indonesia, sebuah isu yang kian mendesak di tengah tekanan global untuk transisi energi.

Muchamad Supriyadi, Group Head of Plant Operational SIG Pabrik Tuban, menyebut penghargaan ini sebagai bukti konsistensi perusahaan.

“SIG Pabrik Tuban secara konsisten menerapkan layanan dan solusi yang memberi efisiensi energi dan kesinambungan untuk bumi dan Indonesia,” ujar Supriyadi.

Sementara itu, Dirjen EBTKE Prof. Eniya, dalam sambutannya, menegaskan pentingnya kontribusi sektor industri dalam efisiensi energi nasional. Pada 2023, industri tercatat menyerap hampir 46% dari konsumsi energi final nasional, sehingga inovasi efisiensi dianggap sebagai tulang punggung program konservasi energi pemerintah.

Tahun ini, PEEN 2025 diikuti lebih dari 900 peserta dari instansi pemerintah, BUMN, swasta, dan pelaku industri lain. Kompetisi terbagi dalam lima kategori utama, mulai dari Gedung Hijau hingga Manajemen Energi di Industri.

SIG Pabrik Tuban berhasil bertengger di posisi tiga besar nasional, prestasi yang menegaskan posisinya sebagai pionir industri semen yang tak hanya mengejar kualitas produk, tetapi juga turut mengurangi tekanan lingkungan melalui inovasi energi.

Dengan capaian tersebut, SIG kian memperkokoh reputasinya sebagai perusahaan yang menjalankan praktik industri berkelanjutan, di tengah sorotan publik yang makin kritis terhadap emisi industri berat di Indonesia. (Jun/Tgb).