TUBAN — PT Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Timur, Bali, dan Nusa Tenggara (Jatimbalinus) menegaskan komitmennya dalam menangani cepat laporan masyarakat terkait dugaan gangguan mesin kendaraan usai pengisian Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis Pertalite di sejumlah SPBU wilayah Tuban.

Laporan itu pertama kali diterima pada Sabtu (25/10). Beberapa pengguna kendaraan bermotor mengeluhkan mesin mereka tiba-tiba mogok atau tersendat setelah mengisi BBM Pertalite. Aduan tersebut kemudian ditindaklanjuti oleh tim teknis Pertamina Patra Niaga.

Menanggapi persoalan itu, Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Jatimbalinus, Ahad Rahedi, menegaskan bahwa seluruh distribusi BBM selama ini telah dijalankan sesuai Standar Operasional Prosedur (SOP) dan regulasi mutu yang berlaku. Setiap produk, katanya, telah melalui uji laboratorium sebelum disalurkan ke SPBU.

“Prioritas utama kami adalah menjamin keamanan suplai serta mutu produk BBM yang diterima masyarakat. Setiap tahapan distribusi dilakukan dengan pengawasan ketat agar kualitas tetap terjaga,” ujar Ahad dalam keterangan tertulis yang diterima Ronggo.id, Senin (27/10/2025).

Sebagai langkah konkret, Pertamina Patra Niaga akan melakukan pemeriksaan laboratorium lanjutan terhadap pasokan Pertalite dari Fuel Terminal Tuban. Pemeriksaan ini untuk memastikan apakah ada penyimpangan spesifikasi produk yang berpotensi mempengaruhi performa mesin konsumen.

Pertamina juga memastikan bahwa pasokan BBM ke seluruh SPBU tetap berjalan normal agar kebutuhan energi masyarakat tidak terganggu.

“Kami mengimbau masyarakat menggunakan BBM secara bijak. Seluruh produk yang kami salurkan sudah melalui proses pengawasan dari terminal hingga lembaga penyalur resmi,” kata Ahad.

Sebagai bagian dari keterbukaan layanan publik, Pertamina membuka tiga posko pengaduan bagi masyarakat yang ingin melaporkan keluhan serupa. Posko tersebut berada di wilayah Bojonegoro dan Tuban, dengan rincian:

Kabupaten Bojonegoro, di SPBU 5462101, Jalan MT. Haryono, Jetak dan SPBU 5462106, Jalan Sawunggaling, Kadipaten, Ngrowo

Kemudian di Kabupaten Tuban, di SPBU 5462305, Gang. Buntu No.10, Wire, Gedongombo, Kecamatan Semanding.

Selain itu, konsumen dapat menghubungi Pertamina Contact Center 135 agar laporan segera ditindaklanjuti sesuai prosedur.

Sebelumnya, sejumlah warga di Kabupaten Tuban mengeluhkan motornya mendadak brebet usai mengisi bahan bakar jenis Pertalite di beberapa SPBU sekitar kota pada (25/10/2025) lalu. Dugaan adanya kualitas bahan bakar yang menurun mencuat di tengah meningkatnya laporan serupa, baik di bengkel maupun media sosial.

“Biasanya motor saya normal. Tapi kali ini langsung brebet setelah isi Pertalite. Gak ada tanda-tanda sebelumnya,” pungkasnya. (Jun/Tgb).