TUBAN – Diduga akibat pengemudi kurang konsentrasi, sebuah mobil Suzuki Elf mengalami kecelakaan tunggal di Jalan Raya Tuban–Bancar, tepatnya di kawasan Desa Sumurgeneng, Kecamatan Jenu, Kabupaten Tuban, Kamis (30/7/2026) pagi.

Akibat insiden yang terjadi sekitar pukul 07.30 WIB tersebut, kendaraan bernomor polisi S-7283-JA yang dikemudikan oleh Wiwien Maishada (32), warga Desa Sobontoro, Kecamatan Tambakboyo itu terguling di tengah jalan.

Berdasarkan informasi yang dihimpun Ronggo.id, bermula saat kendaraan melaju dari arah barat menuju ke timur. Sesampainya di lokasi kejadian, pengemudi mendadak kehilangan kendali atas kendaraannya hingga oleng dan akhirnya terguling melintang di badan jalan.

Akibat peristiwa tersebut, empat orang penumpang dilaporkan mengalami luka-luka. Korban masing-masing yakni, Medi, warga Desa Cokrowati; Nova, warga Desa Ketapang; Robi, warga Desa Sobontoro, dan Rizal, warga Desa Glondong.

Keempatnya diketahui merupakan warga asal Kecamatan Tambakboyo. Pascakejadian, para korban langsung dievakuasi dan dilarikan ke RSNU Tuban untuk mendapatkan perawatan medis secara intensif. Beruntung, tidak ada korban jiwa maupun luka berat dalam musibah ini. Kerugian materiil ditaksir mencapai Rp5 juta.

Petugas kepolisian yang datang ke lokasi langsung melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP). Dari hasil olah TKP awal, penyebab kecelakaan disinyalir kuat karena kelalaian pengemudi yang kurang fokus saat berkendara.

“Kondisi kendaraan sebenarnya normal tanpa kendala, cuaca cerah, serta jalur di lokasi berupa jalan lurus beraspal dengan lalu lintas yang cenderung sepi,” ungkap salah satu petugas.

Saat dikonfirmasi wartawan Ronggo.id, Anggota Unit Lalu Lintas Polsek Jenu, Bajuri, membenarkan adanya insiden kecelakaan tunggal tersebut. Ia menyampaikan bahwa penanganan perkara ini telah diserahkan ke unit penegakan hukum (Gakkum) Satlantas Polresta Tuban.

“Benar, telah terjadi kecelakaan lalu lintas di wilayah Desa Sumurgeneng. Saat ini penanganannya sudah ditangani oleh Satlantas Polres Tuban,” terang Bajuri.

Selain melakukan olah TKP, pihak kepolisian juga telah mengamankan barang bukti berupa unit kendaraan beserta STNK guna kepentingan penyelidikan lebih lanjut. (Har/Tgb).