TUBAN – Suasana libur lebaran tahun 2025 di kawasan Wisata Pelang, Kecamatan Merakurak, Kabupaten Tuban tak seramai dulu. Penurunan jumlah pengunjung ini disinyalir karena kondisi perekonomian nasional.
Sejak awal libur lebaran hingga H+6 hari raya idul fitri ini, jumlah pengunjung di wisata yang terkenal dengan sungainya yang jernih dikelilingi pepohonan sagu. Selain itu ada ikan warna warni, sehingga mengundang rata-rata berkisar 700 orang dalam sehari.
Ketua Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Pelang, Agus Susanto, menyampaikan jumlah wisatawan di tahun ini turun drastis dibandingkan dengan tahun-tahun sebelumnya.
“Lebaran kemarin-kemarin jumlah pengunjung bisa mencapai seribu orang perhari,” tuturnya, Minggu (6/4/2025).
Menurut Agus, transisi kepemimpinan dari Presiden Joko Widodo ke Presiden Prabowo Subianto, ditambah kondisi ekonomi menjadi salah satu pemicu tempat-tempat wisata sepi.
“Daya beli masyarakat sekarang ini memang turun, sehingga berdampak terhadap sektor wisata,” ujarnya.
Agus memprediksi lonjakan pengunjung bakal terjadi hari ini. Masyarakat akan menghabiskan waktunya ke tempat-tempat wisata seiring dengan berakhirnya libur lebaran.
“Kita targetkan dua hari ini terjadi lonjakan pengunjung, karena di Tuban besok ini lebaran ketupat,” ucapnya.
Agus menyebut, harga tiket masuk tidak ada perubahan. Untuk hari biasa pengunjung cukup membayar Rp5 ribu, sedangkan untuk weekend maupun libur lebaran kali ini tiket masuk dipatok dengan harga Rp6 ribu.
“Dengan tarif segitu para pengunjung bisa menikmati susur sungai, memberi makan ikan dan juga fasilitas karaoke,” pungkasnya. (Ibn/Tgb).
