TUBAN – Dinas Lingkungan Hidup dan Perhubungan (DLHP) Kabupaten Tuban kembali melakukan aksi “bersih-bersih” kabel internet ilegal yang nekat bertengger di tiang Penerangan Jalan Umum (PJU).

Memasuki operasi tahap kedua, petugas gabungan menyisir jalur Merakurak-Bogorejo dan memutus paksa jaringan kabel milik provider nakal yang dianggap merusak estetika serta melanggar regulasi fasilitas negara, Selasa (20/1/2026).

Sebelumnya, pada Selasa (13/1/2026) lalu, DLHP Bumi Wali juga merapikan kabel-kabel provider yang masih menyantol di tiang-tiang PJU. Dalam kegiatan seminggu lalu itu, dinas yang berkantor pusat di Jalan Veteran melakukan upaya merapikan kabel di sekitar area Gor Rangga Jaya Anoraga, taman Abhirama dan Abhipraya.

Langkah tegas ini merupakan kali kedua yang dilakukan DLHP untuk menertibkan estetika kota sekaligus menegakkan regulasi. Dalam eksekusi kali ini, DLHP tidak sendirian, mereka menggandeng Satpol PP dan Damkar, Diskominfosp, hingga Pemerintah Kecamatan Merakurak.

“Sasaran penyisiran hari ini dimulai dari depan Kantor Kecamatan Merakurak hingga area SMPN 4 Tuban,” ungkap Kabid PJU DLHP Tuban, Slamet Hatiyanto, kepada Ronggo.id.

Slamet menegaskan bahwa tindakan ini adalah bentuk komitmen Pemkab Tuban dalam menjaga aset negara dan menegakkan Perda. Menurutnya, pihak dinas sudah jauh-jauh hari melayangkan surat edaran kepada seluruh perusahaan provider agar tidak menggunakan tiang PJU secara ilegal.

“Kami mengajak seluruh pengusaha untuk punya komitmen bersama menjaga keindahan Bumi Ronggolawe. Jangan ada lagi kabel yang ‘nebeng’ di tiang PJU karena itu jelas melanggar aturan,” tegasnya dengan nada bicara serius.

Pemkab Tuban memberikan sinyal kuat bahwa operasi pembersihan kabel “ngawur” ini akan terus berlanjut ke kecamatan-kecamatan lain secara bertahap dan kedepan bakal dilaksanakan di wilayah Semanding. DLHP mengaku sudah mengantongi peta titik-titik jaringan liar yang merusak pemandangan kota.

Slamet juga memberikan peringatan keras kepada para pemilik aset kabel agar segera merapikan instalasi mereka sebelum petugas turun lapangan dengan tang pemotong.

“Jika ditemukan lagi kabel nakal di tiang PJU, meski sudah pernah diputus, akan kami potong kembali. Tidak ada kompromi dan tidak pandang bulu,” pungkasnya. (Hus/Tgb).