TUBAN – Inspektorat Kabupaten Tuban menyatakan, kesalahan penganggaran yang dilakukan 17 Organisasi Perangkat Daerah (OPD) karena minimnya ketelitian. Hal itu menjadi kambing hitam atas temuan kesalahan penganggaran yang nilainya mencapai Rp2.108.425.461 (Rp2,1 Miliar).
Inspektorat menyebut, kesalahan penganggaran bukan terjadi pada tahun Anggaran 2024, melainkan tahun 2023. Tahun kemarin hanya ada tiga OPD yang masih melakukan kesalahan.
Kesalahan penganggaran tersebut merupakan temuan dari Badan Pemeriksa Keuangan dalam Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) BPK. Dimana mereka merekomendasikan Bupati untuk agar memerintahkan OPD terkait supaya lebih teliti dalam melakukan penyusunan rencana kerja anggaran sesuai ketentuan yang berlaku.
Inspektur Inspektorat Kabupaten Tuban, Aguk Waluyo Raharjo menyebut kesalahan penganggaran itu rata-rata terjadi saat input di Sistem Informasi Pemerintahan Daerah (SIPD). Mekanisme penginputan yang seharusnya masuk di barang dan jasa, justru dimasukkan di modal.
“Itu bukan salah menggunakan anggaran tetapi penganggarannya aja yang salah,” kata Aguk Waluyo saat di temui di kantornya, Senin (2/6/2025).
Aguk menambahkan dari 17 OPD yang ditemukan bermasalah tersebut, saat ini sudah ada tindak lanjutnya. Pihak Inspektorat juga sudah mengingatkan para OPD-OPD terkait agar kejadian semula tak terulang lagi.
“Artinya waktu nginput itu perlu kecermatan aja, kalau soal penyimpangan yang berkaitan keuangan tidak ada,” tambahnya.
Pria berpostur tegap ini mengungkapkan alasan adanya permasalahan tersebut selain karena kurangnya kecermatan saat menginput, juga karena server SIPD yang sering over crowded (kondisi dimana server diakses secara bersama-sama sehingga terjadi eror pada sistemnya). Sehingga hal itu menurutnya menyulitkan untuk menginput datanya.
“Yang 17 itu tahun 2023, itu Inspektorat juga termasuk, Mas, kalau yang tahun 2024 itu hanya tiga,” katanya.
Namun, saat disinggung mengenai siapa saja OPD yang ditemukan bermasalah dalam penganggaran, pihaknya tak merinci identitas mereka. (Hus/Tgb).
