TUBAN – Sebuah gudang rongsokan beserta isinya milik warga Kelurahan Karang, Kecamatan Semanding, Kabupaten Tuban dilalap si jago merah. Akibatnya bangunan tersebut habis tak tersiksa lagi pada Kamis (24/7/2025) pukul 10.48 WIB.

Karena banyaknya bahan-bahan yang mudah terbakar, api tersebut langsung membesar dan melahap gudang seluas 7×12 meter tersebut. Saksi yang melihat, Pudji segera melaporkan kejadian tersebut menuju ke pihak Pemadaman Kebakaran (Damkar) melalui kelurahan setempat.

Mendengar laporan itu, Kabid Damkar Kabupaten Tuban, Sutaji langsung mengerahkan anggotanya untuk segera bergegas menuju lokasi kejadian. Ia mengerahkan setidaknya dua armada truk pemadam dari Pos Mako yang tiba dilokasi lima menit setelah menerima laporan.

“Api berhasil dijinakkan sekitar 15 menit setelah petugas tiba dilokasi, adapun proses pembasahan langsung dilanjutkan hingga pukul 11.30 wib,” jelas Sutaji saat dikonfirmasi.

Pria yang hobi bermain catur ini mengungkapkan untuk penyebab pasti terjadinya kebakaran tersebut masih dalam proses penyelidikan. Dugaan sementara, api tersebut muncul secara tiba-tiba dan langsung menyambar rosokan yang tertumpuk disana.

“Warga sekitar juga sempat mencoba memadamkan ganasnya si Jago Merah tersebut tapi tak kunjung padam karena banyaknya barang-barang yang mudah terbakar,” tambahnya.

Tak ada korban jiwa dalam kejadian naas tersebut. Tetapi karena kobaran api yang cepat melahap bangunan tersebut, kerugian ditaksir mencapai Rp35 juta rupiah. Meski begitu, para petugas berhasil menyelamatkan sekitar delapan unit galfalum yang bernilai sekitar Rp1 juta.

Peristiwa itu menjadi pengingat akan pentingnya kewaspadaan terhadap potensi kebakaran, terutama dikawasan pemukiman padat penduduk dan gudang penyimpanan barang yang mudah terbakar.

“Kami mengimbau masyarakat untuk selalu waspada terhadap potensi kebakaran, terutama di musim panas dan di area penyimpanan barang mudah terbakar, dan pastikan instalasi listrik aman serta jangan ragu untuk menghubungi damkar jika terjadi kejadian serupa,” pungkasnya. (Hus/Tgb).