TUBAN – Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) DPRD Kabupaten Tuban mengkritik kinerja Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) setempat. Perusahaan plat merah dinilai belum memberikan sumbangsih maksimal terhadap keuangan daerah.
Juru Bicara Fraksi PKB Tuban, Mutafarida, menilai kinerja BUMD belum menunjukan kontribusi signifikan terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD). Untuk itu pemerintah daerah perlu menetapkan manajemen BUMD berbasis merit sistem.
“Kami mendorong pemerintah daerah menetapkan indikator kinerja tahunan yang transparan, serta dapat dievaluasi oleh publik dan DPRD,” imbuhnya.
Selain itu, Fraksi PKB meminta kepada pemerintah daerah menempatkan SDM berkualitas untuk mengelola BUMD, agar kedepannya bisa berkembang.
“BUMD harus diisi orang-orang profesional agar BUMD kita berkembang, dan tidak menjadi beban Pemerintah Daerah,” ucapnya.
Sementara itu, Bupati Tuban Aditya Halindra Faridzky menegaskan keberadaan BUMD sangat penting karena dapat memberikan kontribusi dalam peningkatan PAD.
“Melalui BUMD ini kita bisa mengetahui potensi-potensi yang belum kita garap,” terangnya.
Menurut Lindra, kinerja setiap BUMD tidak bisa dipukul rata. Ia mencontohkan, Perumda Tuban Tirta Lestari yang mampu menyumbang PAD cukup besar dari tahun ke tahun, meskipun tarif kepada pelanggan tidak mengalami kenaikan.
“BUMD bukan persoalan, tapi solusi yang terbaik untuk menjawab tantangan di masyarakat,” pungkasnya. (ibn/Tgb).
