TUBANMahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kelompok 06 Institut Agama Islam Nahdlatul Ulama (IAINU) Tuban ikut serta dalam kegiatan Reses Penyerapan Aspirasi Masyarakat Anggota DPRD Provinsi Jawa Timur di Balai Desa Pakis, Kecamatan Grabagan, Kabupaten Tuban, Senin (27/7/2026).

Hadir dalam forum tersebut Anggota Komisi B DPRD Jatim, Aulia Hany Mustikasari, S.E., M.M., Kepala Desa Pakis Mukhlis, jajaran perangkat desa, tokoh masyarakat, hingga warga setempat.

Kepala Desa Pakis, Mukhlis, menyampaikan apresianya atas kehadiran legislator asal Jawa Timur tersebut di wilayahnya. Ia berharap momentum ini menjadi sarana menyampaikan berbagai persoalan desa secara langsung.

“Semoga ini menjadi wadah bagi warga Pakis untuk menyampaikan aspirasinya demi kemajuan desa,” ungkap Mukhlis.

Reses kali ini berfokus pada pembahasan sektor-sektor vital warga setempat, di antaranya penguatan ekonomi lokal, pemberdayaan UMKM, potensi wisata, peningkatan pertanian, hingga infrastruktur jalan.

Dalam sesi penyampaian aspirasi, tokoh masyarakat Desa Pakis, Hadi Sampurno, menyoroti pengembangan potensi wisata lokal Sendang Pancuran dan perlunya pendampingan bagi para pelaku UMKM.

“Kami berharap pemerintah memberi perhatian pada pengembangan wisata Sendang Pancuran. Pelaku UMKM juga butuh pelatihan, pendampingan, serta akses pemasaran agar produk lokal bisa bersaing,” terang Hadi.

Senada dengan hal itu, warga Desa Pakis, Samuri, mengusulkan adanya perbaikan infrastruktur jalan pendukung yang melintasi kawasan pertanian dan wisata. Menurutnya, jalan yang memadai bakal memperlancar roda perekonomian warga.

Menanggapi keluhan dan usulan tersebut, Anggota Komisi B DPRD Jatim, Aulia Hany Mustikasari, berjanji akan membawa seluruh masukan warga ke tingkat provinsi.

“Seluruh usulan terkait UMKM, wisata, pertanian, hingga infrastruktur akan kami tampung dan perjuangkan sesuai kewenangan di DPRD Jatim,” tegas Aulia.

Di sisi lain, perwakilan mahasiswa KKN Kelompok 06 IAINU Tuban, Nuril, mengaku mendapatkan pengalaman berharga usai mengikuti jalannya reses penyerapan aspirasi.

“Aspirasi dari warga ini juga menjadi acuan bagi kami untuk menyelaraskan program kerja KKN agar tepat sasaran dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat Desa Pakis,” pungkas Nuril. (Hus/Tgb).