TUBAN – Sebanyak 104 Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Tuban resmi purna tugas. Momentum pelepasan sekaligus penyerahan Surat Keputusan (SK) Pensiun ini berlangsung khidmat di Ruang Rapat R.H. Ronggolawe Setda Tuban, Senin (6/7/2026).
Para abdi negara yang memasuki masa pensiun ini terdiri dari PNS dengan Terhitung Mulai Tanggal (TMT) 1 Juli, 1 Agustus, dan 1 September 2026. Rinciannya meliputi 1 pejabat eselon II, 1 pejabat eselon III, 4 pejabat eselon IV/Jabatan Fungsional, 55 tenaga pendidik atau guru, 18 tenaga kesehatan, serta 25 staf atau pelaksana.
Bupati Tuban, Aditya Halindra Faridzky, menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih yang mendalam atas puluhan tahun dedikasi yang telah diberikan para ASN demi kemajuan Bumi Ronggolawe.
“Pengabdian Bapak dan Ibu sekalian merupakan kontribusi yang sangat nyata bagi pembangunan daerah dan pelayanan kepada masyarakat Tuban,” ungkap Bupati yang akrab disapa Lindra tersebut.
Alumnus Universitas Airlangga ini menegaskan, masa pensiun bukanlah akhir dari segalanya. Sebaliknya, fase ini adalah babak baru bagi para purnatugas untuk tetap produktif dan mengabdi di lingkungan tempat tinggal masing-masing dengan modal pengalaman kerja yang matang.
Menariknya, dalam sambutan tersebut Mas Lindra juga memberikan wejangan khusus terkait perkembangan teknologi era digital saat ini. Ia meminta para pensiunan untuk melek teknologi, termasuk memahami fenomena Kecerdasan Buatan atau Artificial Intelligence (AI).
Bukan tanpa alasan, menurut Lindra, modus kejahatan siber modern kini kian rapi dan sering kali membidik para lansia atau pensiunan sebagai korbannya.
“Perkembangan teknologi sekarang luar biasa, bahkan ada AI yang disalahgunakan untuk penipuan. Saya imbau Bapak dan Ibu semua lebih cermat dan berhati-hati jika menerima telepon, SMS, atau tautan (link) mencurigakan yang mengatasnamakan bank atau instansi tertentu,” pesannya mengingatkan.
Di akhir acara, Bupati yang masih asyik membujang ini juga mengajak para purnatugas untuk senantiasa menjaga kesehatan fisik dan mental, menekuni hobi yang sempat tertunda, serta memperbanyak ibadah agar masa tua bisa dinikmati dengan bahagia dan tenang.
Selain menerima SK Pensiun, dalam agenda ini para peserta juga mendapatkan pembekalan dan sosialisasi langsung dari PT Taspen (Persero) terkait mekanisme pencairan hak pensiun serta Tabungan Hari Tua (THT). (Hus/Tgb).
