TUBAN – Kecelakaan beruntun yang melibatkan tiga kendaraan ruas Jalan Tuban-Palang, tepatnya di Kelurahan Panyuran, Kecamatan Palang, Kabupaten Tuban membuat satu pengendara meninggal dunia dan satu lainnya luka berat.
Insiden maut yang terjadi pada Kamis (24/7/2025) tersebut melibatkan tiga kendaraan sekaligus. Adapun ketiga kendaraan itu ialah satu mobil Toyota Avanza, satu kendaraan bermotor berjenis Honda Supra serta satu buah truk bak.
Tabrakan itu berawal saat mobil Toyota Avanza bernopol; S 1577 EJ yang dikemudikan oleh Sugianto (54) asal Desa Brengkok, Kecamatan Brondong, Kabupaten Lamongan melintasi jalan itu dari arah timur menuju ke barat.
Karena tak waspada, mobil itu menghantam pengendara motor Honda Supra tanpa nomor kendaraan yang dikendarai oleh Sarbini (66) warga Desa Tasikmadu, Kecamatan Palang yang melaju didepannya. Tabrakan itu membuat pengendara motor terpental dan setelahnya mobil berwarna putih itu, bergerak kearah kanan sembari menyeret kendaraan roda dua tersebut.
Naas, di waktu yang sama muncul mobil truk bak bernopol; H 8994 ME yang dikemudikan oleh Ulul Albab (39) warga Desa Kedungduren, Demak dari arah sebaliknya. Pengemudi truk yang sadar, mencoba untuk menghindar. Namun karena jarak yang terlalu dekat, kecelakaan tersebut tak dapat dihindarkan lagi.
Tabrakan antara truk dan mobil penumpang itu cukup keras sehingga membuat pengendara mobil avanza meninggal dilokasi kejadian. Sedangkan, untuk pengendara motor yang ditabrak dari belakang mengalami luka berat dan segera dievakuasi menuju ke fasilitas kesehatan terdekat.
“Kerugian material diperkirakan mencapai Rp10 juta. Kasus ini masih dalam penanganan Satlantas Polres Tuban,” kata Kanit Gakkum Satlantas Polres Tuban, IPTU Eko Sulistyo saat dikonfirmasi.
Pihak kepolisian telah melakukan olah TKP dan penyelidikan lebih lanjut untuk mengungkap penyebab pasti kecelakaan tersebut.
Pihak kepolisian menghimbau kelada para pengendara untuk meningkatkan kewaspadaan, khususnya saat melintas di pagi hari. Meskipun kondisi lalu lintas terlihat sepi dan jalanan tampak lengang, potensi terjadinya kecelakaan tetap tinggi akibat kurangnya konsentrasi atau antisipasi dari pengemudi. (Hus/Tgb).
