TUBAN – Menghabiskan waktu luang di akhir pekan tak selamanya harus merogoh kocek dalam-dalam. Bagi warga Kabupaten Tuban yang ingin menikmati suasana sejuk sekaligus memberikan edukasi satwa kepada anak-anak, Taman Kapur Tuban kini menjadi salah satu jujukan (tujuan) favorit yang murah meriah.
Taman yang terletak di kawasan strategis Kota Tuban ini tidak hanya menawarkan pepohonan hijau yang rindang, tetapi juga interaksi langsung dengan kawanan rusa yang berada di dalam penangkaran khusus.
Berdasarkan pantauan di lokasi, aktivitas memberi makan rusa menjadi daya tarik utama bagi pengunjung, terutama yang membawa anak-anak. Cukup dengan membeli seikat sayur kangkung yang dibandrol hanya Rp1.000 perikat, pengunjung sudah bisa berinteraksi langsung dari balik pagar pembatas.
“Sengaja ke sini ajak cucu. Selain tempatnya adem, para cucu-cucu ku senang bisa memberi makan rusa langsung. Biayanya murah dan lokasinya dekat dari rumah,” ujar Saripah (52), salah satu pengunjung asal Desa Prunggahan Kulon.
Senada, pengunjung lain, Ayu (25) juga mengungkapkan hal yang sama. Keseruan memberi makan rusa-rusa disana cukup memberikan pengalaman yang asyik. Dia mengaku dapat melepas penat ditengah hiruk-pikuk pekerjaan sehari-hari.
“Baru kali ini, Mas, saya kesini memberi makan rusa dan menurut saya ini sangat seru karena dapat berinteraksi langsung dengan mereka (rusa, red) bahkan bisa mengelus-elus mereka dari balik pagar langsung,” jelasnya.
Namun di balik keindahan taman itu, terselip rasa iba saat pandangannya tertuju pada beberapa ekor rusa yang tampak kurus dan kurang terawat. Sangat disayangkan, keelokan tempat tersebut sedikit ternoda oleh kondisi para penghuninya yang memprihatinkan.
“Saya harap pengelola bisa lebih memperhatikan asupan makanan dan kesehatan hewan-hewan eksotis tersebut agar mereka dapat hidup dengan lebih layak,” tambahnya.
Keberadaan penangkaran rusa di Taman Kapur ini dinilai memberikan dampak positif. Selain berfungsi sebagai paru-paru kota dan Ruang Terbuka Hijau (RTH), taman ini juga bertransformasi menjadi sarana edukasi luar ruangan yang efektif bagi pemuda dan anak-anak untuk lebih menyayangi binatang.
Anak-anak tampak antusias menyodorkan sayuran ke arah rusa jenis Totol (Axis axis) yang tampak sudah terbiasa dengan kehadiran manusia. Saat rusa-rusa tersebut mendekat dan melahap sayuran, gelak tawa renyah anak-anak langsung pecah, menciptakan suasana hangat di tengah hiruk-pikuk perkotaan.
Tak hanya menjadi berkah bagi para pemburu tempat rekreasi murah, ramainya aktivitas memberi makan rusa ini juga membawa dampak positif bagi roda perekonomian warga lokal. Para pedagang pakan rusa dadakan dan pelaku UMKM kuliner di sekitar taman mengaku meraup omzet yang lumayan, terutama saat memasuki waktu sore hari atau libur akhir pekan.
Meski demikian, sejumlah pengunjung berharap agar fasilitas penunjang di area taman, seperti kebersihan tempat sampah dan area bermain anak, terus dijaga dan ditingkatkan oleh pihak pengelola. Pengunjung juga diimbau untuk tidak memberikan makanan sembarangan (seperti camilan kemasan atau plastik) demi menjaga kesehatan satwa rusa di Taman Kapur Tuban. (Hus/Tgb).
