TUBAN – Diduga tak terima persoalan rumah tangganya jadi bahan perbincangan, seorang pria lansia di Kabupaten Tuban nekat menikam perut besannya sendiri menggunakan sebilah pisau pada Minggu (9/8/2026).

Insiden berdarah tersebut terjadi di jalan desa, tepatnya di depan sebuah warung kopi kawasan Desa Tingkis, Kecamatan Singgahan, Kabupaten Tuban, sekitar pukul 10.00 WIB.

Korban diketahui bernama Soponyono (46), yang mengalami luka robek serius pada perut bagian kiri akibat ditikam oleh besannya sendiri, Suparman (69).

Berdasarkan informasi yang dihimpun Ronggo.id, aksi nekat Suparman bermula saat dirinya mendapat aduan dari seorang warga berinisial R. Warga tersebut menyampaikan bahwa Soponyono sempat membicarakan persoalan internal rumah tangga pelaku.

Merasa tersinggung dan tak terima, Suparman lantas mendatangi Soponyono di depan warung kopi Desa Tingkis untuk meminta klarifikasi.

Niat mengklarifikasi justru berujung cekcok mulut yang makin memanas. Tersulut emosi, Suparman langsung membuka jok sepeda motor Honda Supra X miliknya dan mengambil sebilah pisau yang tersimpan di dalamnya.

Tanpa pikir panjang, pelaku mendaratkan tusukan tepat di perut sebelah kiri korban sebanyak satu kali. Aksi brutal tersebut baru terhenti setelah sejumlah warga sekitar yang melihat kejadian langsung berlari melerai keduanya.

Kasi Humas Polresta Tuban, IPTU M. Iksan membenarkan adanya tindak pidana penganiayaan berat tersebut. Menurutnya, peristiwa itu dipicu oleh persoalan pribadi yang memanas akibat desas-desus urusan keluarga.

“Perkara ini diduga kuat berawal dari persoalan pribadi mengenai urusan rumah tangga yang berujung salah paham. Namun untuk motif pastinya, saat ini masih didalami oleh tim penyidik,” ujar IPTU Iksan.

Akibat sabetan benda tajam tersebut, korban terkulai dengan luka robek di perut dan langsung dilarikan ke RSUD Dr. Sosodoro Djatikoesoemo Bojonegoro untuk mendapatkan perawatan medis intensif.

Pihak kepolisian yang menerima laporan sekira pukul 10.15 WIB langsung bergerak cepat menuju lokasi kejadian untuk melakukan olah TKP dan mengamankan pelaku.

Selain menangkap Suparman, petugas juga menyita sejumlah barang bukti penting, di antaranya:

  • Sebilah pisau dengan bercak darah.
  • Pakaian korban dan pelaku yang berlumur darah.
  • Satu unit sepeda motor Honda Supra X milik pelaku.

Saat ini, pelaku telah digelandang ke Mapolresta Tuban untuk menjalani proses hukum lebih lanjut. Pihak kepolisian masih terus mendalami pemeriksaan guna menentukan konstruksi hukum yang tepat atas perbuatan pelaku. (Hus/Tgb).