TUBAN Kecelakaan lalu lintas (laka lantas) beruntun yang melibatkan tiga kendaraan sekaligus terjadi di Jalan Tuban-Bancar, tepatnya di wilayah Desa Socorejo, Kecamatan Jenu, Kabupaten Tuban, Rabu (12/8/2026) sekitar pukul 10.00 WIB.

​Insiden tersebut dipicu oleh salah satu pengemudi truk yang diduga kurang fokus saat berkendara, hingga akhirnya menghantam dua kendaraan lain dari arah berlawanan.

​Kanit Gakkum Satlantas Polresta Tuban, IPDA Rizky Dwi Prasetyo menjelaskan, peristiwa bermula saat truk bernomor polisi K-9118-YK yang dikemudikan Aziz Muslim (41), warga Kecamatan Kaliwungu, Kabupaten Kudus, melaju dari arah barat ke timur.

​”Saat melintas di lokasi kejadian, pengemudi truk diduga kurang konsentrasi terhadap arus lalu lintas di depannya, sehingga kendaraannya oleng ke kanan,” ujar IPDA Rizky Dwi Prasetyo saat dikonfirmasi.

​Akibat oleng, truk tersebut langsung menghantam kendaraan Pick Up Panther N-9812-BA yang dikemudikan Agus Setiawan (33), warga Kelurahan Karangsari, Kecamatan Tuban, yang datang dari arah berlawanan (timur ke barat).

​Tak berhenti di situ, laju truk yang tak terkendali masih terus mengarah ke kanan hingga kembali menyambar Dump Truck Diesel K-8718-TD yang berada tepat di belakang mobil pick up. Dump truck tersebut dikemudikan oleh Tikwanto (51), warga Kecamatan Sale, Kabupaten Rembang.

​”Akibat benturan keras tersebut, dua orang pengemudi mengalami luka-luka. Pengemudi truk (Aziz Muslim) dan pengemudi pick up (Agus Setiawan) mengalami luka ringan dan langsung mendapatkan perawatan medis,” terang Kanit Gakkum.

​Sementara itu, pengemudi dump truck dilaporkan selamat tanpa mengalami luka. Beruntung, tidak ada korban jiwa maupun luka berat dalam peristiwa kecelakaan beruntun ini. Kerugian materiil ditaksir mencapai Rp10 juta.

​Petugas Satlantas Polresta Tuban yang menerima laporan langsung menerjunkan personel ke lokasi kejadian untuk melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP), mendata para saksi, serta mengamankan barang bukti kendaraan dan dokumen untuk proses penyelidikan lebih lanjut.

​”Kondisi jalan di TKP sebenarnya lurus beraspal baik, arus lalu lintas relatif sepi, dan cuaca cerah. Dugaan kuat kecelakaan ini murni murni akibat faktor manusia, yakni kurangnya konsentrasi pengemudi,” pungkas IPDA Rizky. (Har/Tgb).