TUBAN – Tak kuasa menahan beban depresi akibat penyakit lambung kronis yang dideritanya bertahun-tahun, seorang wanita lansia di Desa Borehbangle, Kecamatan Merakurak, ditemukan tutup usia dengan cara gantung diri pada Jumat (30/1/2026).

Korban yang diketahui berinisial K (60), diduga nekat mengakhiri hidupnya lantaran putus asa melihat kondisi kesehatannya yang tak kunjung membaik meski telah berulang kali berobat. Karena hal itulah korban nekat mengakhiri hidupnya.

Peristiwa memilukan itu bermula saat salah tetangganya, Sri Patun (64), sedang beraktivitas membersihkan rumput di samping rumah korban. Curiga karena ada bau masakan yang menyengat namun tidak ada respons saat dipanggil, ia mencoba mengecek ke dalam rumah melalui pintu depan yang terbuka.

“Saksi melihat sosok perempuan dalam posisi tergantung di bagian atap rumah. Karena takut, saksi kemudian memanggil warga lain untuk mengecek kondisi di dalam,” ujar Kasi Humas Polres Tuban, IPTU Siswanto.

Warga yang datang kemudian memastikan bahwa korban adalah Kamidah, pemilik rumah tersebut. Kejadian ini pun segera dilaporkan ke Polsek Merakurak yang kemudian ditindaklanjuti oleh Tim Inafis Polres Tuban dan tim medis dari Puskesmas Temandang.

Mantan Wakapolsek Kerek itu juga menegaskan dugaan kuat korban melakukan aksi itu lantaran penyakit maag kronis yang dideritanya selama ini menjadi beban pikiran yang berat bagi korban. Penyakit itu perlahan mengguncang mentalnya dan membuat korban depresi.

“Dugaan nekat melakukan bunuh diri karena sakit maag kronis yang tak kunjung sembuh,” tambah IPTU Siswanto mengonfirmasi hasil penyelidikan awal.

Dari hasil olah Tempat Kejadian Perkara (TKP), petugas mengamankan sejumlah barang bukti yang memperkuat dugaan motif tindakan nekat korban. Di antaranya, satu buah tali tampar berwarna oranye, dua lembar surat rujukan berobat, satu lembar hasil laboratorium dari Puskesmas Temandang yang menunjukkan riwayat sakit lambung dan juga berbagai macam merek obat-obatan milik korban.

Pihak kepolisian menyatakan bahwa peristiwa ini murni kejadian bunuh diri. Setelah dilakukan pemeriksaan medis dari Puskesmas Temandang bersama tim Inafis, jenazah korban kemudian diserahkan kepada pihak keluarga untuk proses pemakaman. (Hus/Tgb).

Pesan Redaksi:
Depresi dan masalah kesehatan mental adalah hal serius. Jika Anda atau orang di sekitar Anda memerlukan bantuan atau layanan konseling, jangan ragu untuk menghubungi fasilitas kesehatan terdekat atau layanan psikologi profesional.