TUBAN, () – Minimnya Lampu Penerangan Jalan Umum (LPJU) di jalan Rengel – Widang, tepatnya di Desa Klotok, Kecamatan Plumpang, Kabupaten Tuban disinyalir sebagai pemicu dua sepeda motor adu banteng, Kamis (27/10/2022).

Akibatnya, Imam Taufiq (46), warga Desa Pasinan, Kecamatan Baureno, Kabupaten Bojonegoro tewas dengan kondisi bersimbah darah.

Sedangkan dua orang lainya, yaitu Kasiyanto (60), warga Desa Pamoha, Kecamatan Baureno, Kabupaten Bojonegoro dan Muri (43), warga Desa Patihan, Kecamatan Widang, Kabupaten Tuban mengalami luka-luka.

Kanit Penegakan Hukum (Gakkum) Satlantas , Ipda Eko Sulistyo menyampaikan, kecelakaan berujung maut itu terjadi sekitar pukul 20.00 Wib. Semula Sepeda motor Suzuki Smash Nopol S 4548 HD yang dikemudikan Muri meluncur dari arah barat ke timur.

“Sementara sepeda motor Yamaha Scorpio bernopol S 4826 MQ yang dikemudian oleh Kasiyanto yang sedang berboncengan dengan Imam Taufiq berjalan dari arah berlawanan,” ucap Ipda Eko Sulistyo.

Ketika hendak melintas di lokasi kejadian, kata Ipda Eko, diduga salah seorang pengemudi kurang konsentrasi, sehingga tabrakan kedua sepeda motor tersebut tak terhindarkan, sontak pengemudi maupun yang dibonceng terlempar dan jatuh ke aspal jalan.

Lebih lanjut, polisi yang terkenal ramah itu menyebut, arus lalu lintas saat peristiwa berlangsung dalam kondisi sepi dan gelap gulita lantaran tidak ada lampu penerangan jalan.

“Dua orang mengalami luka-luka, sedangkan 1 orang lainya meninggal dunia dalam perawatan di Puskesmas setempat,” katanya.

Petugas kepolisian yang mendatangi lokasi kejadian, ujar Ipda Eko, selanjutnya melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP), sekaligus meminta keterangan dari sejumlah saksi.

“Barang bukti berupa sepeda motor dan surat kelengkapan telah diamankan. Untuk kerugian materiil ditaksir sebesar 5 juta,” pungkasnya. (Ags/Jun).

Ikuti Berita dan Artikel terbaru Ronggo.id di GOOGLE NEWS