TUBAN Perayaan Sedekah Bumi di Desa Pakis, Kecamatan Grabagan, Kabupaten Tuban, pada Sabtu (1/8/2026), diwarnai antusiasme warga terhadap stand Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) milik mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kelompok 06 Institut Agama Islam Nahdlatul Ulama (IAINU) Tuban.

Dalam acara tersebut, para mahasiswa memamerkan inovasi olahan pangan berbasis hasil panen lokal, yakni Singkong Krispi dan Roll Jagung. Sejak acara dimulai, stand ini ramai dikunjungi warga yang penasaran dengan produk hasil pemberdayaan tersebut.

Pantauan di lokasi menunjukkan kerumunan warga yang memadati area stand, baik sekadar untuk melihat-lihat maupun membeli aneka kudapan olahan hasil kreasi para mahasiswa tersebut. Tingginya antusiasme masyarakat bahkan membuat beberapa mahasiswa kewalahan melayani para pembeli.

Salah satu mahasiswa KKN IAINU Tuban, Wulan, menjelaskan bahwa produk tersebut murni menggunakan bahan baku dari hasil panen petani setempat.

“Melalui program UMKM ini, kami ingin menunjukkan kepada masyarakat bahwa singkong dan jagung dari Desa Pakis dapat diolah menjadi produk turunan yang memiliki nilai jual lebih tinggi di pasaran,” ujar Wulan.

Inovasi mahasiswa ini mendapat respons positif dari masyarakat setempat. Salah seorang warga setempat, Rika, mengaku terkesan dengan hasil olahan pangan yang dipamerkan di stand tersebut.

“Rasanya enak, renyah, dan kemasannya juga sudah sangat menarik. Semoga setelah mahasiswa selesai KKN, produk seperti ini tetap diproduksi oleh warga karena sangat berpotensi menjadi oleh-oleh khas Desa Pakis,” ungkap Rika usai mencicipi produk tersebut.

Keikutsertaan kelompok KKN 06 IAINU Tuban dalam momen Sedekah Bumi ini merupakan puncak pengenalan hasil program pemberdayaan ekonomi desa. Ke depan, inovasi Singkong Krispi dan Roll Jagung diharapkan tidak berhenti pada acara seremonial, melainkan mampu memicu semangat wirausaha warga untuk menciptakan roda ekonomi yang berkelanjutan di Desa Pakis. (Hus/Tgb).