LAMONGAN, (Ronggo.id) Stunting merupakan pekerjaan rumah yang harus ditangani secara bersama-sama dan berkelanjutan. Berbagai cara telah dilakukan pemerintah untuk tekan angka stunting di Indonesia. Seperti halnya dengan pemberian makanan bergizi dan seimbang kepada balita.

Untuk dapat mewujudkan hal tersebut, Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Provinsi Jawa Timur bersama Dinas PPKB Kabupaten Lamongan membuat kegiatan Internalisasi Pengasuhan Balita dalam rangka Penurunan Stunting Kepada Masyarakat berupa Menu Dahsyat.

Beragam menu olahan begizi seimbang tersaji pada kegiatan Lomba Cipta Kreasi Menu Dahsyat yang dibuka Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK), Anis Yuhronur dan berlangsung di Aula Pertemuan Gajah Mada Kantor tersebut diikuti peserta dari 27 kecamatan se Kabupaten Lamongan, Rabu (7/12/2022).

Ketua TP PKK Lamongan, Anis Yuhronur mengatakan, jika penanganan stunting sudah menjadi agenda penting bagi pemerintah. Dimana pemerintah pusat mentargetkan penurunan angka stunting dapat turun hingga 14 persen.

“Melihat berbagai langkah termasuk lomba menu olahan yang tercipta, Kami optimis Lamongan bisa dibawah itu yakni 12,3 persen. Untuk itu melalui berbagai langkah ini bisa menurunkan ,” ucap Anis.

Dalam kesempatan tersebut, Anis juga mengajak seluruh Tim Pendamping Keluarga (TPK) untuk berkoordinasi dengan kepala desa dan berperan aktif dalam mendukung kegiatan pendampingan khususnya bagi wanita beresiko.

“Kadang-kadang di desa ini ibu-ibunya belum paham adanya pendampingan keluarga. Ada 1038 kader TPK, untuk itu saya harap kepada seluruh kader untuk berkoordinasi kepada kades, syukur-syukur bu kadesnya dimasukkan ke kader dan berperan aktif. Termasuk posyandu remaja agar segera dibentuk,” imbuhnya.

Hal senada juga diungkapkan Kepala Dinas PPKB Lamongan, Fida Nuraida, bahwa dengan kegigihan dan kerja keras semua pihak, bukan tidak mungkin target angka stunting turun menjadi 12,3 persen dapat terwujud.

“Dengan usaha kita semua, pemerintah provinsi, kabupaten/kota, masyarakat semuanya, bahkan juga melakukan berbagai lomba cipta menu masakan, dengan berbagai usaha ini, kami yakin target angka stunting 12,3 persen pada 2024 dapat tercapai,” terangnya.

Kegiatan yang turut dihadiri Sub Koordinator Balita, Anak dan Lansia BKKBN Jatim Nur Khotimah, juga diselenggarakan Talkshow yang dinarasumberi langsung oleh Anis Yuhronur bersama ahli gizi serta dokter ahli untuk memberikan materi pentingnya 1000 hari pertama kehidupan. (AFF/Jun).

Ikuti Berita dan Artikel terbaru Ronggo.id di GOOGLE NEWS