TUBAN, (Ronggo.id) – Pemkab Tuban mencairkan Bantuan Operasional Sekolah Daerah (Bosda) Madrasah Diniyah (Madin) dan Insentif Guru Madin, menjelang hari pemungutan suara Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Serentak 2024 Kabupaten Tuban.

Bosda dan Insentif ini diserahkan secara simbolis oleh Pejabat Sementara (PJs) Bupati Tuban, didampingi Sekretaris Daerah (Sekda) Tuban serta Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Tuban, bertempat di Pendopo Kridha Manunggal, Kamis (21/11/2024).

PJs Tuban, Agung Subagyo mengatakan, penyerahan Bosda dan Insentif ini sebagai bentuk apresiasi dan perhatian Pemkab Tuban terhadap lembaga serta para Guru Madin yang telah berjuang keras untuk mendidik anak-anak, tidak hanya mengajarkan soal keilmuan tetapi juga bekal agama.

“Tentu kita berharap generasi kita semakin berkah, suatu saat akan berprestasi dan membawa nama Tuban jauh lebih baik,” katanya.

Sekda Tuban, Budi Wiyana mengakui, bahwa realisasi Bosda dan Insentif Guru Madin ini memang terlambat. Ia berdalih, karena terkendala berkas serta membutuhkan waktu yang panjang untuk berkoordinasi dengan lembaga-lembaga terkait.

“Dengan jumlah 500 lebih lembaga Madin tentunya memerlukan koordinasi dan lain sebagainya. Alhamdulillah hari ini bisa dicairkan, semoga bisa dimanfaatkan dengan baik, sehingga dapat meningkatkan prestasi anak-anak didik,” ujarnya.

Budi Wiyana menegaskan, bahwa realisasi Bosda dan Insentif yang dilakukan menjelang waktu pemungutan suara ini tidak ada tendensi lain, apalagi menyangkut Pilkada.

“Jadi tidak ada kaitannya dengan Pilkada, memang hampir semua kegiatan rata-rata baru terealisasi, apalagi kegiatan yang memerlukan sinergi dengan seluruh lembaga. Intinya tidak ada niat lain, ini murni program dari pemerintah daerah untuk meningkatkan penyelenggaraan kegiatan keagamaan,” tegasnya.

Sementara itu, Kadis Pendidikan Tuban, Abdul Rakhmat memaparkan, total anggaran Bosda dan Insentif tahun 2024 ini mencapai Rp 10 miliar lebih. Jumlah penerima sebanyak 583 Madin dan kurang lebih 2.000 guru.

“Total anggarannya Rp 10 miliar lebih, dari APBD Tuban sekitar Rp 3,6 miliar, selebihnya dari Provinsi,” ungkapnya. (Ibn/Jun).