TUBAN – PT Pertamina Rosneft Pengolahan dan Petrokimia (PRPP) Tuban tanggapi perihal molornya proyek kilang minyak yang menghabiskan anggaran triliunan rupiah itu. Menurutnya, mereka saat ini masih dalam proses perolehan keputusan investasi akhir atau Final Investment Desicion (FID).

“PRPP saat ini masih dalam proses keputusan investasi akhir atau FID. Apabila selesai, akan dilanjutkan dengan Engineering, Procurement and Costruction (EPC) atau pembangunan fasilitas kilang Grass Root Refinery (GRR) Tuban,” tegas Sr. Corporate Social Responsibility (CSR) Officer PT PRPP Tuban, Yuli Wahyu Witantra.

Yuli melanjutkan saat ini pihaknya masih berkomitmen kuat dengan perusahaan minyak asal Rusia tersebut untuk terus melanjutkan proyek ambisius itu. Hal itu tertuang dalam perjanjian joint venture antara Pertamina dan Rosneft.

Ditanya soal target dibangun, pihaknya mengatakan masih berfokus pada FID. “Tentunya yang menyetujui FID adalah pemegang saham, bila mereka sudah setuju tentu proyek akan langsung berlanjut pada EPC,” jelasnya.

Molornya pembangunan proyek GRR Tuban ini juga disorot langsung oleh Anggota Komisi XII DPR RI, Ratna Juwita Sari. Menurutnya pembangunan proyek kilang GRR Tuban ini tak menunjukkan kemajuan yang signifikan. Oleh karena itu, ia mendesak untuk segera merealisasikan proyek tersebut.

“Hampir satu dekade sejak ground breaking, kilang Tuban belum berfungsi. Pemerintah wajib mengungkap kendala yang dihadapi dan merinci langkah konkret untuk menyelesaikannya,” ungkap Ratna seperti yang dikutip dari salah satu media online.

Politisi asal Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) ini juga membandingkan progress pembangunan Kilang Refinery Development Master Plan (RDMP) di Balikpapan yang bahkan ditargetkan sudah mulai beroperasi akhir 2025. Perbedaan tersebut menurutnya cukup sangat kontras.

“Kalau Balikpapan bisa, seharusnya Tuban juga bisa. Ini soal prioritas dan keseriusan politik energi nasional,” terangnya.

Ratna mendesak pemerintah segera mempercepat final investment decision (FID) dan menjelaskan kendala proyek kepada publik.

Kilang Tuban adalah proyek strategis, jangan dibiarkan mandek. Ini menyangkut kedaulatan energi dan masa depan ekonomi rakyat,” tutupnya. (Hus/Tgb).