TUBAN Keheningan malam di Desa Mliwang, Kecamatan Kerek, Tuban mendadak pecah oleh teror mistis yang membuat bulu kuduk berdiri. Sesosok makhluk misterius berwujud babi serba hitam dengan ukuran tak lazim mendadak bergentayang dan memicu kepanikan warga di tengah kegelapan.

Suasana jaga malam yang semula tenang di sebuah pos ronda mendadak berubah mencekam pada Minggu (25/07/2026). Di tengah samar sinar lampu jalan, seorang warga mendadak tersentak saat menangkap pergerakan aneh. Ia melihat sesosok makhluk berukuran tak lebih besar dari seekor kucing melintas perlahan.

“Babi ngepet!” teriak salah seorang warga memecah sunyinya malam.

Sontak, kegaduhan menjangkiti warga sekitar. Kepanikan massa pun pecah, warga yang tersulut rasa takut dan penasaran langsung berhamburan mengejar bayangan hitam tersebut.

Anehnya, saat pengejaran berlangsung, kegaiban makin terasa pekat. Meski puluhan pasang mata menyaksikan bayangan berbulu lebat itu berlari kegirangan di kegelapan, tak ada satu pun warga yang mampu melihat jelas bentuk wajahnya.

“Warga cuma lihat bayangan hitam berlari, tapi nggak ada yang tahu bentuk kepalanya. Cuma saksi pertama yang bersumpah melihat kepalanya persis babi,” ungkap seorang warga setempat dengan nada merinding saat dikonfirmasi, Senin (27/07/2026).

Sesosok makhluk seukuran kucing, berbulu hitam lebam, namun berwajah menyerupai babi, deskripsi singkat yang cukup untuk membuat malam-malam warga Mliwang tak lagi tenang.

Merasa terdesak oleh kepungan massa, makhluk gaib tersebut melesat cepat menembus pekatnya areal persawahan. Warga yang menyisir kegelapan hanya mampu mengekor jejak-jejak kaki aneh yang tertinggal di tanah basah.

Pengejaran mencekam itu berakhir berantakan di batas hutan. Di antara pekatnya semak-semak rimba, makhluk misterius itu seolah melenyapkan diri ke alam gaib, meninggalkan warga yang terpaku dalam ketakutan.

Video kepanikan malam itu kini terlanjur menyebar luas di media sosial, menyisakan pertanyaan yang terus bergentayang di benak warga Kerek, apakah siluman itu benar-benar telah pergi, atau sedang mengintai korban berikutnya di balik kegelapan? (Hus/Tgb).