, () – Dalam menunjang berbagai kreativitas siswanya, Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 2 Tuban mengelar peresmian Gelar Karya Siswa yang menampilkan hasil karya para peserta didiknya. Berbagai kreasi dari siswa kelas X ditampilkan untuk pertama kalinya dalam kegiatan tersebut, mulai dari seni batik, sablon pakaian serta berbagai produk dan kreativitas lain.

Kepala , Tasmo mengungkapkan, bahwa adanya pagelaran tersebut diharapkan mampu menambah wawasan peserta didik dalam bidang karya seni, sehingga para siswa bisa mengembangkan potensinya dan menampilkan produknya di sekolah sesuai dengan kurikulum saat ini.

“MAN 2 Tuban sudah menjadi Madrasah Aliyah khusus keterampilan. Dan produk yang dihasilkan anak-anak sendiri telah disesuaikan dengan guru pembina, dimana kelas X juga merupakan bagian dari Kurikulum Merdeka,” ungkap Tasmo kepada Ronggo.id, Rabu (29/5/2024).

Ia menerangkan, Gelar Karya tersebut juga disambut antusias para siswa, sehingga mereka mampu mencetak dan mengembangkan hasil karya yang membanggakan.

Gelar Karya ini sendiri, lanjut Tasmo, dicanangkan bakal dilaksanakan setiap tahun, sehingga nantinya dapat dijadikan sebagai bahan penilaian siswa untuk mata pelajaran peserta didik.

“Tahun lalu belum ada kegiatan seperti ini. Maka itu, Gelar Karya ini nantinya selain digunakan sebagai ajang pertunjukan karya seni, juga sebagai momen penilaian. Untuk ide-idenya sebagian ada yang dari guru dan dari siswa juga, bahkan kita kolaborasikan menjadi karya,” jelasnya.

Terpisah, Pengawas Madrasah Aliyah dari Kementerian Agama Tuban, Ulfah Hidayati Uzayana menyampaikan pesan Kepala , Umi Kulsum, bahwasannya sekolah MAN 2 Tuban telah banyak mendapat apresiasi dari masyarakat maupun wali murid, sebab informasi yang telah masuk di Kemenag Tuban, jika keterampilan para siswa sangat dipercaya bisa untuk bekal mereka setelah lulus nanti.

“MAN 2 ini mendapatkan apresiasi lho dari Ibu Kepala Kemenag Tuban karena pihak sekolah dipandang sangat menghargai apa yang sudah dilakukan anak-anak. Beliau juga berpesan agar lembaga madrasah lain juga melestarikan kreativitas dan mengasah anak didiknya. Ini sangat berguna sebagai bekal siswa dalam kehidupan nanti setelah lulus sekolah,” ujar Ulfah Hidayati Uzayana saat menyampaikan pesan Kepala Kemenag, Umi Kulsum.

Dirinya juga menegaskan bahwa selain memperkaya ide dan gagasan, pihak sekolah juga diharapkan lebih berkompeten dalam mempertahankan kreativitas siswanya dengan memberikan fasilitas galeri seni yang memadai. Apalagi jiwa kewirausahaan anak-anak diharapkan dapat menunjang karier mereka di kehidupan masa depan.

“Makanya saya pesankan untuk dibuatkan tempat galeri seni, supaya hasil karya anak-anak tidak hilang. Pesan saya kepada para siswa, jangan tergiur pada produk, tapi juga harus berproses, supaya adik-adik tumbuh menjadi generasi yang cerdas,” pungkasnya. (AN/Jun).

Ikuti Berita dan Artikel terbaru Ronggo.id di GOOGLE NEWS