– Wabah Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) yang menyerang hewan ternak, khususnya pada hewan sapi sudah merambah luas hampir diseluruh kecamatan di Kabupaten Tuban.

Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian, Perikanan dan Peternakan (DKPPP) Tuban mencatat, jika ratusan sapi yang berada di 16 kecamatan dari 20 kecamatan di Tuban telah terjangkit virus PMK.

Masing-masing sapi yang terjangkit virus diantaranya meliputi, Kecamatan Kerek, Jatirogo, Semanding, Plumpang, Soko, Palang, Senori, Tambakboyo, Montong, Bancar, Rengel, Merakurak, Widang, Jenu, Grabagan dan Kenduruan.

“Hingga hari ini sebaran PMK di Tuban sudah mencapai 292 kasus, 4 ekor sapi diantaranya mati, sedangkan 288 sapi lainya masih belum dinyatakan sembuh,” kata Kepala Bidang Kesehatan Hewan DKPPP Kabupaten Tuban, Pipin Diah Larasati kepada , Jumat (27/5/2022).

Perempuan ramah itu menjelaskan, beberapa upaya penanganan telah dilakukan terhadap sejumlah sapi yang telah teridentifikasi tertular virus PMK agar kondisinya tidak semakin memburuk, antara lain, dengan pengobatan simptomatis atau pengobatan dari gejala yang sudah ada melalui pemberian antibiotik, analgesik dan vitamin.

“Kemudian pengobatan tambahan dengan menggunakan ramuan tradisional dan itu juga bisa dilakukan sendiri oleh pemilik ternak,” sambungnya.

Lebih lanjut, pihaknya mengaku intens menjalin koordinasi dengan pihak-pihak terkait dilintas sektoral, termasuk dengan para pedagang dan pemilik ternak sapi. Hal itu dimaksudkan untuk mengendalikan serta menekan tingkat penyebaran PMK.

“Kami juga lakukan Komunikasi Informasi dan Edukasi terkait PMK kepada pemilik ternak, selanjutnya pengawasan lalu lintas keluar masuknya hewan ternak dari luar daerah maupun disinfeksi guna meminimalisir penyebaran virus,” tutupnya. (Ibn/Jun).

Ikuti Berita dan Artikel terbaru Ronggo.id di GOOGLE NEWS