TUBAN – Menjelang prosesi pengesahan 1.314 calon warga baru Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) Cabang Tuban, aparat gabungan dari TNI, Polri, dan instansi terkait menyatakan siap melakukan penindakan tegas terhadap segala bentuk provokasi, dan potensi gangguan keamanan.
Pernyataan itu disampaikan dalam apel kesiapan pengamanan yang digelar di halaman Mapolres Tuban, Selasa (8/7/2025). Kegiatan dipimpin oleh Komandan Kodim 0811 Tuban, Letkol Inf. Dicky Purwanto, didampingi Wakapolres Tuban Kompol Achmad Robial, serta Kasatpol PP Kabupaten Tuban Gunadi.
Wakapolres Tuban secara tegas menyampaikan, pihaknya telah memantau adanya unggahan berisi provokasi di media sosial yang berkaitan dengan kegiatan pengesahan.
“Kami tidak akan mentolerir aksi provokatif maupun tindakan yang mengganggu ketertiban. Provokator dan perusuh akan kami tindak tegas demi menjaga keamanan warga,” kata Kompol Robi dalam arahannya.
Untuk mendukung pengamanan, aparat menerapkan sistem tiga ring penjagaan di jalur masuk kota, serta menyiagakan armada khusus untuk mengangkut kendaraan para penggembira yang tetap nekat datang ke lokasi pengesahan meskipun sudah dilarang.
“Dalam kesepakatan sudah jelas, tidak ada konvoi, tidak ada penggembira yang masuk kota. Semua harus patuh,” tegasnya.
Senada disampaikan Komandan Kodim Letkol Dicky Purwanto. Ia menekankan pentingnya pengamanan yang persuasif dan humanis, namun tetap tegas pada setiap pelanggaran.
“Apabila ada hal-hal yang tidak sesuai, kita harus ingatkan. Jangan sampai kegiatan yang sakral ini justru menimbulkan korban atau keresahan di masyarakat,” ujarnya.
Ia juga meminta para ketua ranting PSHT untuk memberikan instruksi langsung kepada warganya agar tidak datang ke lokasi pengesahan jika bukan bagian dari peserta.
“Bukan sekadar arahan, ini perintah. Tidak perlu hadir jika tidak disahkan. Ini demi kebaikan bersama,” imbuhnya.
Guna mengamankan prosesi pengesahan malam ini, sebanyak 1.404 personel gabungan dikerahkan, melibatkan unsur TNI, Polri, Satpol PP, Dinas Perhubungan, Dinas Kesehatan, serta Pengamanan Terate (Pamter). Tambahan kekuatan juga datang dari Brimob Polda Jatim, yang mengirimkan dua Satuan Setingkat Kompi (SSK) atau 200 personel.
Apel ditutup dengan Tactical Floor Game (TFG) sebagai simulasi untuk memastikan seluruh personel memahami tugas masing-masing dan skema pengamanan berjalan efektif.
Sebanyak 1.314 calon warga baru PSHT dari 22 ranting akan diberangkatkan malam ini menggunakan kendaraan roda empat tertutup menuju padepokan, dengan pengawalan ketat dari aparat keamanan.
Dengan langkah tegas namun terukur, aparat berharap pengesahan berlangsung damai, dan khidmat. Hal itu menjadi bukti kedewasaan bersama dalam menjaga ketertiban dan persaudaraan. (Jun/Tgb).
