TUBAN – Aroma harum mentega dan cengkeh yang menyerbak dari dapur rumah Shintia Meinisha di Gang Sedap malam No.419 Doromukti, Tuban bukan sekadar penanda datangnya bulan suci Ramadhan. Di balik kepulan wangi tersebut, terdapat kisah transformasi tradisi keluarga yang kini sukses menjelma menjadi bisnis kue kering rumahan yang diperhitungkan dengan nama By Dapoer Eca.

Berawal dari kebiasaan turun-temurun, keluarga Shintia selalu menyajikan Nastar Jadoel dengan topping Cengkeh sebagai hidangan wajib di meja tamu setiap momen Hari Raya Idul Fitri. Tradisi yang dijaga ketat kualitas rasanya ini ternyata menarik perhatian orang-orang terdekat yang kerap berkunjung dan mencicipi sajian tersebut.

Seiring berjalannya waktu, testimoni positif dari mulut ke mulut membuat permintaan akan kue kering buatan keluarga Shintia semakin melonjak. Melihat antusiasme yang tinggi, wanita lulusan Universitas Negeri Surabaya (UNESA) ini akhirnya memantapkan niat untuk mengomersialkan resep warisan tersebut mulai tahun 2025 di bawah bendera By Dapoer Eca.

Kini, memasuki tahun kedua operasionalnya dapur tersebut semakin memperkokoh posisinya sebagai spesialis kue kering di Bumi Wali. Fokus utama bisnis ini tetap pada keaslian rasa, namun dengan sentuhan manajemen yang lebih modern untuk memenuhi kebutuhan pasar yang terus berkembang.

Produk unggulan yang tetap menjadi primadona hingga saat ini adalah Nastar Jadoel topping Cengkeh yang memiliki aroma khas dan tekstur yang lumer di mulut. Keunikan topping cengkeh ini memberikan sensasi klasik yang sulit ditemukan pada nastar modern pada umumnya, menjadikannya pembeda di tengah persaingan bisnis kuliner.

Tidak ingin berpuas diri, ia juga melakukan pengembangan produk untuk menjangkau selera pelanggan yang beragam. Selain varian klasik, kini hadir pula Nastar Keju dan Nastar Taiwan yang memiliki bentuk serta tekstur yang lebih padat namun tetap lembut.

Koleksi kue kering di By Dapoer Eca pun kian lengkap dengan kehadiran jenis jajanan lain seperti Kukis Klasik, Mawar, dan Katengels. Namun, ada satu varian yang belakangan ini mencuri perhatian dan menjadi buruan selain nastar, yaitu Kukis Donat yang memiliki tampilan unik dan rasa yang memikat.

Dalam proses produksinya, Shintya memilih untuk menjaga kualitas dengan cara memproduksi sendiri seluruh kue kering tersebut. Meskipun pesanan meningkat, ia tetap mengandalkan bantuan keluarga terdekat untuk memastikan setiap toples kue yang keluar dari dapur tetap memiliki sentuhan personal dan terjaga kebersihannya.

Menghadapi lonjakan pesanan selama bulan Ramadhan, Shintya menerapkan strategi manajemen waktu yang cukup ketat. Ia membagi periode pemesanan dan pengambilan menjadi tiga tahap atau batch agar proses produksi tetap terkendali dan tidak mengorbankan kualitas bahan baku.

“Kami membagi menjadi tiga Batch, tujuannya untuk membantu pelanggan mengatur waktu mereka, apakah ingin untuk stok awal atau untuk dikonsumsi pas hari raya,” jelas Shintya.

Keberhasilan strategi ini terlihat dari angka penjualan tahun ini yang mencapai total 60 toples berbagai jenis kue kering. Jumlah ini menunjukkan peningkatan kepercayaan masyarakat terhadap brand By Dapoer Eca dibandingkan dengan tahun-tahun sebelumnya.

Fleksibilitas dalam pembelian juga menjadi daya tarik tersendiri, di mana pelanggan bisa membeli dalam satuan toples untuk konsumsi pribadi. Selain itu, By Dapoer Eca juga membuka peluang bagi para reseller dengan paket minimal 10 toples bagi mereka yang ingin ikut memasarkan produk ini.

Bagi pelanggan yang ingin memberikan hantaran spesial, ia juga menyediakan layanan Request Hampers. Layanan ini memungkinkan konsumen untuk memilih jenis kue dan desain kemasan sesuai dengan keinginan, menjadikannya kado lebaran yang sangat personal dan elegan.

Soal harga, wanita yang dulu sering berjualan kue kering saat SMA ini mematok nilai yang sangat kompetitif untuk segmen pasar menengah dengan tetap menjamin penggunaan bahan-bahan premium. Ia menegaskan bahwa setiap penyesuaian harga selalu didasarkan pada fluktuasi harga bahan baku di pasaran serta jasa layanan yang diberikan agar bisnis tetap berkelanjutan.

“Harapan ke depan, kami ingin selalu memberikan sajian terbaik, konsisten terhadap rasa, kualitas, serta pelayanan yang prima bagi setiap konsumen,” pungkasnya optimis.

Menatap masa depan, Shintya berharap By Dapoer Eca bisa terus konsisten dalam menjaga rasa dan memberikan pelayanan prima bagi para pelanggannya. Bagi Anda yang ingin melihat katalog lengkap atau melakukan pemesanan, informasi lebih lanjut dapat diakses melalui akun Instagram resmi @bydapoereca. (Hus/Tgb).