TUBAN, (Roggo.id) – Petani di Kecamatan Bangilan, Kabupaten Tuban mengeluh karena hasil panen menurun. Gegaranya kualitas pupuk subsidi dianggap tak sesuai spesifikasi.

Arifin, petani setempat menilai, bahwa jatah pupuk yang ia terima tak mampu membuat lahan pertaniannya menjadi subur. 

Karenanya, ia mendorong Eko Wahyudi yang kini duduk di Komisi IV DPR RI ikut mengawal uji mutu terhadap pupuk yang disubsidi oleh pemerintah tersebut, sehingga petani tak semakin merugi.

“Kita berharap Mas Eko ikut mengawal agar kualitas pupuk bersubsidi ditingkatkan atau sesuai,” ucap Arifin dihadapan Eko Wahyudi saat giat reses, dikutip (29/12/2024) ini.

Selain soal pupuk, mereka berharap pemerintah mencarikan solusi untuk menangani kekurangan air disaat musim kemarau, diantaranya dengan pengadaan sumur bor.

“Sumur bor ini dapat membantu petani mengelola lahan dengan baik, terutama musim kemarau tiba,” ujar petani yang lain, Sumarno.

Sementara itu, tokoh masyarakat setempat, Kristiawan menerangkan, bahwa bantuan alat-alat pertanian begitu penting untuk mendukung swasembada pangan. Misalnya, hibah alat atau mesin pertanian dan benih.

“Bantuan ini sangat dibutuhkan para petani untuk meningkatkan produktivitas hasil panen, dan mewujudkan swasembada pangan,” jelasnya. 

Menanggapi masukan dan aspirasi dari para petani, Anggota DPR RI yang membidangi pertanian, perhutanan dan kelautan itu menyatakan bakal mengawal hingga ke tingkat pusat.

“Harapan semua petani ini bisa ikut mensukseskan program swasembada pangan nasional,” tandasnya. (Ibn/Jun).