TUBAN – Caretaker Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Tuban, Deddy Suhajadi Eka Kusumah, mendesak Pemkab segera membentuk kepengurusan baru. Sejak periode pengurusan lama habis pada bulan Agustus 2024 lalu, hingga kini tak ada kejelasan dari organisasi olahraga itu.
Deddy Suhajadi Eka Kusumah mengatakan, kekosongan kepengurusan ini rawan karena di tahun 2025 akan digelar even Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) di Malang Raya.
“Kalau kesiapan Tuban ini tidak ada, kami akan terus mendorong sesegera mungkin karena juga sebentar lagi ada Rakerprov KONI,” terang Deddy Suhajadi saat ditemui di Tuban, Rabu (22/01/2025).
Deddy menambahkan, pihaknya sangat menyayangkan kebijakan Pemkab Tuban tidak mencairkan anggaran hibah untuk KONI tahun 2024. Dinilai hal itu tak lepas dari campur tangan di arena politik.
“Sangat disayangkan, mudah-mudahan ke depan Mas Bupati, dan jajarannya dapat membentuk kepengurusan baru,” jelasnya.
Ditambahkan, desakan segera membentuk kepengurusan KONI yang baru bukan untuk mempersiapkan Porprov saja. Melainkan juga untuk memastikan para atlet asal Tuban yang berprestasi, tak mencari naungan KONI yang baru di kabupaten lain.
“(Jika berlarut-larut) Bisa minggat atletnya nanti,” ujar Deddy.
Saat disinggung tentang kandidat calon Ketua KONI Tuban yang baru, pria yang sebelumnya menjabat sebagai Wakil Ketua Umum III KONI Jawa Timur ini mengaku, tak tahu menahu soal hal tersebut. Pihaknya mempercayakan kepada Bupati Tuban, Aditya Halindra Faridzky untuk menunjuk kandidat-kandidat terbaik guna mengisi jabatan Ketua KONI nantinya.
“Soal nama kan bisa disampaikan oleh Mas Bupati kepada Pak Kadispora,” imbuhnya.
Sesuai informasi yang diterimanya, Musyawarah Olahraga Kabupaten (Musorkab) KONI untuk pembentukan kepengurusan baru rencananya akan dilaksanakan pada bulan Februari 2025. (Hus/Tgb).
