TUBAN – Momen peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia tak sekadar membakar semangat nasionalisme masyarakat Kabupaten Tuban, tetapi juga menjadi ladang rezeki yang gurih bagi para pedagang pernak-pernik musiman.

Sepanjang masa persiapan kemerdekaan, para penjual atribut merah putih di Bumi Wali mencatatkan lonjakan omzet yang signifikan dibanding tahun lalu.

Berkah kemerdekaan salah satunya dirasakan Joko, pedagang yang membuka lapak di kawasan Jalan Letda Sucipto, Tuban. Berjualan sejak 23 Juli hingga 15 Agustus, Joko sukses meraup pendapatan kotor hingga Rp 4,5 juta.

“Satu hari bisa dapat sampai seratus ribu rupiah, bahkan lebih. Tergantung barang apa saja yang terjual,” tuturnya saat ditemui di lapaknya.

Setiap hari, lapak Joko diserbu sekitar 25 hingga 30 pembeli. Atribut kemerdekaan yang ia tawarkan dibanderol bervariasi, mulai dari Rp 8 ribu untuk hiasan kecil hingga Rp 200 ribu untuk bendera ukuran besar di atas dua meter.

Ia membeberkan, produk yang paling diburu masyarakat tahun ini meliputi umbul-umbul bersablon lambang Garuda, bendera merah putih ukuran 80 cm x 120 cm, serta bendera hiasan berwarna-warni.

Menurut Joko, rahasia larisnya barang dagangan terletak pada patokan harga yang ramah di kantong. “Alhamdulillah cukup ramai tahun ini. Karena harga yang saya tawarkan tidak terlalu mahal dan bisa bersaing ketat dengan harga di toko online,” imbuhnya.

Cerita manis juga datang dari Mulyadi, pedagang bendera musiman lainnya di area Tuban. Ia mengaku tren penjualan tahun ini melompat tajam jika dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

Bila tahun lalu ia hanya sanggup mengantongi omzet Rp 2 juta selama dua pekan berjualan, tahun ini pendapatannya melesat hingga Rp 3 juta dengan rata-rata 10 sampai 15 pembeli saban hari.

Berbeda dengan konsumen Joko yang gencar mencari umbul-umbul besar, pelanggan Mulyadi dominan memburu bendera ukuran sedang 60 cm x 90 cm.

“Kebanyakan pembeli mencari bendera ukuran 60 x 90 sentimeter untuk dipasang di depan rumah masing-masing, bukan umbul-umbul skala besar,” pungkas Mulyadi.

Geliat penjualan pernak-pernik ini menjadi bukti tingginya antusiasme warga Tuban dalam menyemarakkan Bulan Kemerdekaan, sekaligus menyuntikkan stimulus ekonomi yang nyata bagi para pelaku usaha kecil di daerah. (Hus/Tgb).