TUBAN – Pemerintah Kabupaten Tuban tengah menyiapkan anggaran sebesar Rp4 miliar, untuk memperbaiki jalan rusak jalur lingkar selatan atau ring road Tuban.

Belakangan jalan sepanjang 19 kilometer itu dikeluhkan oleh para pengendara. Aspal jalan yang mulai mengelupas dan banyaknya lubang menganga kerap memicu kecelakaan lalu lintas.

Tak ingin semakin banyak korban, sejumlah warga memutuskan untuk menanam pohon pisang di titik-titik yang dianggap membahayakan, agar para pengendara lebih berhati-hati saat hendak melintas.

Bupati Tuban, Aditya Halindra Faridzky, menyatakan jalan yang telah selesai dibangun oleh pemerintah pusat sejak 2020 itu secepatnya bakal diperbaiki.

“Jadi tahun ini kita anggarkan sekitar 4 miliar dari APBD Tuban, karena itu sudah jadi asset Pemkab,” ujarnya, Sabtu (24/5/2025).

Pihak Pemkab telah berulang kali melakukan pemeliharaan dengan cara menutup jalan berlubang menggunakan aspal. Namun begitu, curah hujan tinggi dan struktur tanah yang gambut mengakibatkan jalan kembali rusak.

“Jadi sudah kita lakukan penanganan awal dulu dengan cara diaspal, termasuk yang baru saja ditanami pohon pisang,” katanya.

Rencananya jalan yang kini menjadi perlintasan bagi kendaraan-kendaraan muatan berat itu akan di beton supaya lebih kuat dan tahan lama.

“Nanti akan kita perbaiki pakai cor,” pungkas bupati muda yang mengaku akan melepas status lajangnya di tahun ini. (Ibn/Tgb).