TUBAN – Kabupaten Tuban menjadi satu-satunya kabupaten di Jawa Timur yang tak kunjung mengumumkan hasil integrasi nilai seleksi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) tahap dua formasi tahun 2024. Pengumuman yang seharusnya berakhir pada Senin (30/6/2025) kemarin, justru hingga kini belum tampak adanya tanda-tanda apapun.

Pantauan dari akun media sosial resmi milik Badan Kepegawaian Negara (BKN) pada Rabu (2/7/2025), Kabupaten Tuban masih tak kunjung centang hijau. Para pemangku kepentingan, tampaknya masih suka berbeda dari yang lainnya.

Padahal jika berkaca dari Surat Deputi Bidang Sistem Informasi Kepegawaian Digital (SIMDIGI) Nomor 7199/B-KS.04.01/SD/E/2025, seluruh instansi daerah harus mengumumkan hasil seleksi paling lambat Senin, (30/6/2025). Sepertinya Pemkab Bumi Ranggalawe ini terkesan tak mengindahkan adanya surat tersebut.

Sedangkan dilihat dari semua Kabupaten/Kota di Jawa Timur, terlebih Pemprov Jatim, telah mengumumkan hasil seleksi PPPK melalui situs, dan media sosial resmi masing-masing. Keterlambatan ini menimbulkan keresahan, dan tanda tanya besar di kalangan peserta seleksi di kota dengan jumlah penduduk sekitar 1,2 jiwa ini.

Salah satu peserta PPPK asal Kecamatan Widang, Wildan, mengatakan, kekecewaannya terhadap Pemkab Tuban. Molornya pengumuman itu juga belum ada kejelasan sama sekali. Sehingga membuatnya bertanya-tanya ada apa dengan para pemangku kepentingan ini.

“Saya kecewa, daerah lain loh sudah ada pengumumannya, tapi di Tuban ini malah belum ada kejelasan sama sekali,” kata Wildan.

Peserta lain yang enggan disebut namanya, menyatakan kegelisahannya karena hasil pengumuman PPPK belum dikeluarkan Badan Kepegawaian dan Perkembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Tuban. Ia takut adanya permainan ataupun manipulasi data di belakang layar seleksi pegawai tersebut.

Pihaknya menunggu kejelasan hasil pengumuman PPPK tahap dua ini yang sudah molor dua hari. Pengumuman yang tak kunjung diumumkan membuatnya resah dan berpikir tak menentu.

“Bapak atau ibu yang terhormat, kami sedang menunggu pengumuman PPPK tahap dua tolong minta kejelasannya,” jelasnya.

Sementara itu Kepala BKPSDM Tuban, Fien Roemini Koesnawangsih, tak kunjung memberikan pernyataan resmi terkait keterlambatan pengumuman hasil seleksi PPPK tahap dua itu. Saat ditunggu di kantornya pada pukul 13.00 wib hingga 14.00 wib, resepsionis disana menyebut, Fien masih instirahat dan belum ada di kantornya.

Saat pewarta mencoba untuk menghubungi melalui pesan singkat dan telepon whatsapp pada Rabu (2/7/2025) sekitar pukul 14.51 wib juga tak memberikan tanggapan apapun mengenai hal itu. (Hus/Tgb).