TUBAN, (Ronggo.id) – Seorang pria muda asal Desa Jarorejo, Kecamatan Kerek, Kabupaten Tuban berinisial S (31), nekat mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri di rumahnya, Senin (13/01/2024).
Lelaki malang itu ditemukan orangtuanya telah meninggal, tergantung di kusen kamar belakang yang terbuat dari cor semen. Tubuhnya telah kaku dengan leher terlilit tampar (tali).
Informasi yang dihimpun dari tempat kejadian perkara (TKP) menyebut, aksi nekat tersebut berawal dari tersiarnya kabar yang menyatakan S telah di PHK dari tempat kerjanya di Bojonegoro. Korban yang semula ramah kepada tetangga itu tiba-tiba murung.
Selain itu terpetik rerasanan (cerita dari mulut ke mulut) pula, jika sang bujangan lagi patah hati lantaran diputus oleh kekasihnya. Rangkaian tragedi itu pula yang menjadikannya memaksakan diri menghadap Sang Khaliq, dengan cara gantung diri.
“Setelah di PHK saya dengar S ini juga habis diputus pacarnya,” ujar para tetangga korban saat ditemui di sekitar TKP, Senin (13/01/2025).
Sementara itu dihubungi secara terpisah, Kapolsek Kerek, IPTU Kastur, membenarkan kejadian naas yang menimpa warga desa terdekat operasi pabrik semen PT Semen Indonesia di Tuban tersebut. Aksi nekat terjadi lantaran depresi karena kehilangan pekerjaan.
“Sesuai keterangan yang kami dapat dari keluarga korban, sementara hanya depresi karena di PHK,” terang Kastur.
Ia tambahkan, korban melakukan aksinya di rumahnya sendiri yang baru ditempati selama tiga bulan.
Kapolsek Kastur yang membawa 17 desa itu menambahkan, korban sebelumnya pekerja lepas di salah satu perusahaan di wilayah Kabupaten Bojonegoro. Kejadian tersebut diketahui oleh ayahnya yang terbangun di tengah malam. Saat itu ayahnya sempat panik saat anaknya (korban) tak ditemukan di kamarnya.
“setelah dicari-cari di dalam rumah, ternyata anaknya ditemukan sudah meninggal dunia dalam keadaan gantung diri,” jelas Katur.
Hasil pemeriksaan medis tak ditemukan adanya bekas luka maupun kekerasan di tubuh korban. Pihaknya membenarkan bahwa korban sepenuhnya meninggal karena gantung diri.
“Dari hasil pemeriksaan oleh tim medis, korban meninggal dengan ciri tulang leher patah, lidah menjulur, keluar sperma serta keluar kotoran,” pungkasnya.(Hus/Tgb)
