TUBAN, (Ronggo.id) – Kerusakan lingkungan yang semakin mengkhawatirkan akibat deforestasi, alih fungsi lahan, pencemaran, dan perubahan iklim mendorong pentingnya pendidikan lingkungan sejak dini. Hal itu dilakukan oleh PT Pertamina Rosneft Pengolahan dan Petrokimia (PRPP) Tuban sebagai upaya mengedukasi anak Sekolah Dasar (SD) terhadap pendidikan urban farming atau pertanian perkotaan yang menjadi salah satu metode inovatif untuk menanamkan kesadaran dan kecintaan terhadap lingkungan kepada generasi muda.
Sejalan dengan inisiatif UNESCO melalui Education for Sustainable Development (ESD), Program Edukasi Lingkungan di Sekolah (Persada) menjadi salah satu langkah nyata yang dilakukan oleh PRPP di Kecamatan Jenu, Kabupaten Tuban. Program yang berlangsung pada November–Desember 2024 ini memberikan pelatihan urban farming kepada 240 siswa dari tiga Madrasah Ibtidaiyah (MI): MI Manbail Huda, MI Al Amin, dan MI Al Falahiyah.
Yuli Witantra, Sr. Officer CSR PRPP, menyatakan bahwa program ini adalah bagian dari komitmen perusahaan dalam melibatkan anak-anak sekolah dasar dalam pelestarian lingkungan.
“Penting sekali agar pendidikan lingkungan dapat dilaksanakan sedini mungkin. Generasi muda ini adalah calon pemimpin bangsa yang harus memiliki rasa memiliki dan menjaga lingkungan agar kerusakan alam dapat diminimalkan di masa depan,” ujar Yuli.
Urban farming tidak hanya mengajarkan teknik bercocok tanam di lahan terbatas tetapi juga mendukung penghijauan serta menanamkan kesadaran akan pentingnya ekosistem yang sehat. Selain pelatihan, PRPP juga memberikan 150 bibit tanaman buah dan hias kepada ketiga madrasah tersebut untuk ditanam di lingkungan sekolah.
“Kepala MI Al Amin, Fathkul Janah, menyambut baik inisiatif ini.“Alhamdulillah, kegiatan ini sangat membantu menyegarkan lingkungan sekolah kami. Anak-anak pun antusias belajar menanam sayuran dan merawat tanaman,” katanya.
Senada dengan itu, Moh. Husnul Marom, Kepala MI Manbail Huda, menyebut kegiatan ini sebagai pendekatan edukasi yang inspiratif.
“Kegiatan Persada memberikan wawasan baru kepada siswa-siswi kami tentang pentingnya menjaga lingkungan. Ini adalah langkah positif untuk membangun generasi yang peduli akan keberlanjutan lingkungan hidup,” ujarnya.
Program ini juga mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (TPB), khususnya TPB nomor 13 (Penanganan Perubahan Iklim) dan nomor 15 (Ekosistem Daratan). Dengan keterlibatan aktif siswa dan guru, diharapkan program seperti Persada dapat terus berkembang dan menjadi inspirasi bagi wilayah lain dalam upaya pelestarian lingkungan. (Hus/Jun).
