TUBAN, (Ronggo.id) – Memasuki pekan ketiga masa kampanye Pilkada 2024, suhu politik di Kabupaten Tuban kian hangat. Sejumlah alat peraga kampanye (APK) Pasangan Calon (Paslon) Bupati-Wakil Bupati Tuban diduga dirusak.

Jika sebelumnya Baliho Paslon nomor urut 1, Riyadi-Wafi Abdul Rosyid, kini giliran Baliho Paslon nomor urut 2, Aditya Halindra Faridzky-Joko Sarwono (Lindra-Joko) juga terpantau rusak.

Seperti baliho yang terpasang di Jalan Merakurak-Montong, entah karena faktor alam atau memang ulah oknum tidak bertanggungjawab.

Dimintai tanggapan terkait hal itu, Ketua Tim Pemenangan Lindra-Joko, Suratmin mengaku belum mendapatkan laporan secara detail dari pendukungnya.

“Saya belum mendapat laporan detail dari rekan-rekan,” katanya, Jumat (11/10/2024).

Sekretaris DPD Golkar Tuban itu menghimbau kepada para pendukung maupun relawan Lindra-Joko untuk tetap tenang. Misalkan menemukan baliho-baliho yang rusak untuk segera didata.

“Kami meminta untuk diinventarisir, lokasinya dimana dan penyebab rusaknya karena apa,” serunya.

Politisi senior asal Kecamatan Kerek itu menegaskan, jika memang rusaknya karena tangan-tangan jail, maka akan dikembalikan sesuai mekanisme serta prosedur yang berlaku. 

Apakah nantinya bakal dilaporkan ke Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu)?, “Bisa juga,” jawab Suratmin menegaskan.

Pria kelahiran 1973 yang kini menjabat Ketua Komisi I DPRD Tuban itu mengajak seluruh pendukung Lindra-Joko untuk bersama-sama menjaga suasana Pilkada serentak ini tetap damai.

“Mari kita jaga bersama agar tahapan Pemilu berjalan aman dan kondusif,” tandasnya. (Ibn/Jun).