TUBAN, (Ronggo.id) – AFH (42), pelaku pembacokan terhadap istri dan cucunya di Desa Tlogowaru, Kecamatan Merakurak hingga 4 hari pasca kejadian belum juga tertangkap.

Kasatreskrim Polres Tuban, AKP Dimas Robin Alexander menyampaikan, bahwa pelaku pembacokan yang menyebabkan istrinya berinisal TH (49) dan cucunya WDM (10), sampai sekarang ini masih buron.

“Pelaku masih dalam pengejaran,” tutur Dimas saat dikonfirmasi pada Senin (18/11/2024) sekitar pukul 09.52 WIB.

Sementara ini, kata Dimas, baru dua orang saksi yang dimintai keterangan, yaitu warga berinisal K dan B, mereka berdua yang pertama kali menolong korban.

“Rencananya hari ini keluarga korban akan kita minta keterangan,” katanya.

Disisi lain, kondisi kedua korban yang sebelumnya mengalami sejumlah luka masih dalam perawatan intensif di salah satu rumah sakit.

“Korban masih dalam masa pemulihan di rumah sakit,” terang Dimas.

Dihubungi secara terpisah, Teguh, ayah dari WDM sekaligus anak dari TH meminta kepada aparat kepolisian untuk segera menangkap pelaku (AFH), yang tak lain merupakan ayah tirinya.

“Kami berharap pelaku bisa segera tertangkap,” ujarnya.

Diketahui, tragedi berdarah yang menggegerkan warga yang tinggal di Desa Tlogowaru, Kecamatan Merakurak, Kabupaten Tuban itu terjadi pada Kamis (14/11) sekitar pukul 22.30 WIB.

Ditengah keheningan malam, WDM yang tengah dalam keadaan penuh luka tiba-tiba mendatangi rumah warga sambil berteriak minta tolong.

“Saat itu WDM bercerita, jika dia dan neneknya dianiaya oleh pelaku,” ungkap Dimas, Jumat (15/11/2024).

Mendengar cerita itu, warga lantas berbondong-bondong menuju ke rumah TH. Ternyata disana didapati TH sudah dalam kondisi tergeletak berlumuran darah.

“Saat warga datang, pelaku ini sudah kabur,” beber Dimas.

Selanjutnya, warga bergegas menghubungi perangkat desa dan petugas kepolisian untuk membawa korban ke rumah sakit guna dilakukan tindakan medis.

Dimas mengaku hingga kini pihaknya masih mendalami pemicu aksi kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) tersebut. 

“Berdasarkan informasi warga, bahwa pelaku dan istrinya sempat terlibat adu mulut,” pungkasnya. (Ibn/Jun).