TUBAN – Dinas Kebudayaan, Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata (Disbudporapar) Kabupaten Tuban buka suara terkait aksi pengerusakan stadion Tuban Sport Center (TSC). Kericuhan terjadi saat laga liga dua antara Persela, Lamongan melawan Persijap, Jepara pada Selasa (18/2/2025) kemarin.
Aksi kericuhan terjadi ketika tuan rumah Persela tertinggal 0-1 atas tamunya Persijap. Hal tersebutlah yang memicu keresahan supporter sehingga meluapkan kekecewaannya dengan turun ke lapangan pada saat laga berjalan pada menit ke-78.
Aksi tersebut menyebabkan banyak fasilitas stadion kebanggaan Persatu Tuban ini rusak parah. Banyak kaca pecah dilempari oleh supporter Persela yang kesal dengan hasil sementara itu. Tak hanya itu saja, jaring gawang, banner serta rumput di lapangan juga ikut dibakar.
Kepala Disbudporapar Kabupaten Tuban, Muhammad Emawan Putra, mengatakan pihaknya sangat menyesalkan atas kejadian tersebut. Menurutnya, adanya tindakan anarkis seperti itu dapat mengganggu masyarakat yang ingin menikmati jalannya sepakbola.
“Dari tim-tim yang bertanding itu mungkin bisa lebih mengedukasi supporternya supaya menjadi supporter yang baik dan agar dapat lebih bijak lagi,” ungkap Emawan saat di konfirmasi di TSC pada Rabu (19/2/2025).
Pihaknya telah berkoordinasi dengan panitia pelaksana serta manajer tim yang berjuluk laskar Jaka Tingkir tersebut, setelah adanya kericuhan yang terjadi di tengah-tengah pertandingan itu. Dari semua pihak sepakat untuk mengganti kerugian yang disebabkan oleh para supporter nakal.
Bahkan, lanjut Emawan, beberapa dari supporter-supporter itu menjarah kabel-kabel yang ada disekitar lapangan sehingga membuat kerugian yang diakibatkan lebih banyak lagi. Kerugian secara kasarnya Rp200 juta lebih, dan kaca di stadiun ini hampir 70 persen pecah semua.
Emawan menambahkan, saat ini pihaknya akan mengistirahatkan stadiun beberapa waktu untuk perawatan rumput yang terbakar serta memperbaiki banyak fasilitas stadion yang rusak. Infonya ini adalah laga terakhir, sayang sekali meninggalkan kesan yang kurang bagus.
Kedepannya jika stadion TSC ini selesai masa perbaikannya, dimungkinkan akan tetap disewakan kepada pihak-pihak yang membutuhkan. Hal tersebut bertujuan agar stadion kebanggaan masyarakat Kabupaten Tuban ini tetap terawat dan tak terlihat seperti terbengkalai. (Hus/Tgb).
