TUBAN – Seorang perempuan inisial S (42) tewas gantung diri di teras rumah adik perempuannya, IN (28) di Dusun Sambungrejo, Desa Dahor, Kecamatan Grabagan, Kabupaten Tuban.

Korban ditemukan meninggal dengan posisi leher terlilit seutas tali yang dikaitkan dengan blandar atap teras rumah, Sabtu (5/4/2025) sekitar pukul 09.30 WIB.

Informasi yang dihimpun menyebutkan, selama ini korban yang diduga mengalami keterbelakangan mental itu tinggal bersama IN dan suaminya.

Kebetulan saat itu IN tengah keluar rumah mengantarkan sang suami pergi bekerja di salah satu lokasi proyek di Desa Banjaragung, Kecamatan Rengel.

“Saat itu korban ditinggal sendirian di rumah,” kata Kapolsek Grabagan, AKP Sampir Santoso.

Setibanya di rumah, IN shock lantaran kakak kesayangan sudah dalam posisi gantung diri di teras rumah, dengan menggunakan tali tampar warna biru sepanjang dua meter.

“Mulut korban mengeluarkan darah, serta lidah menjulur,” beber Sampir Santoso.

Mengetahui hal itu, sontak IN berteriak sekencang-kencangnya hingga membuat warga sekitar berbondong-bondong datang. Kemudian peristiwa itu langsung dilaporkan kepada pihak berwajib.

Hingga kini aparat kepolisian masih melakukan penyelidikan untuk mengetahui motif korban hingga nekat mengakhiri hidupnya dengan cara yang tragis. Namun berdasarkan Informasi dari pihak keluarga, aksi nekat korban ini bukan yang pertama kali.

“Dulu korban ini pernah berusaha bunuh diri dengan meminum obat rumput,” tandasnya. (Ibn/Tgb).