TUBAN – Kejadian naas harus dialami oleh satu keluarga asal Desa Tuwiri Wetan, Kecamatan Merakurak, Kabupaten Tuban. Mobil yang dikendarainya tabrakan hebat dengan sebuah bus di Jalan Raya Desa Duduksampeyan, Kecamatan Duduksampeyan, Kabupaten Gresik, Kamis (10/4/2025).

Mereka yang meninggal dalam insiden itu adalah Akhmad Basuki (49), Besar (66), Muhammad Al Fatih (3), Hafiz Gandawiharja (17), Muhammad Aqib (26), Wiwik Sunarti (43), dan Siti Umihamik (63).

Diperoleh informasi, kecelakaan tersebut awalnya terjadi saat pengendara mobil Panther bernopol: DK 1157 FCL, Akhmad Basuki (44) yang juga warga Tuwiri Wetan, bannya selip sehingga tak dapat menguasi kemudi sehingga menyebabkan mobil oleng kekiri dan menyantap mobil Bus Rajawali Indah bernopol: S 7707 UA yang dikemudikan Suwarno (46) warga Desa Mentoro, Kecamatan Soko, Kabupaten Tuban.

Akibat tabrakan kedua mobil tersebut ringsek hingga membuat semua penumpang Panther meninggal di lokasi kejadian. Sedangkan 15 orang penumpang bus selamat, tapi supir Suwarno dan keneknya Khoirul Anam (22) mengalami luka ringan di bagian kakinya.

Sebelumnya, rombongan keluarga itu rencananya akan hendak mengantarkan salah satu anggota keluarganya berangkat ibadah umrah. Saat di perjalanan malah mengalami kejadian naas.

Kanit Gakkum Satlantas Polres Gresik, IPDA Andri Aswoko, menjelaskan, pengemudi mobil Panther itu diduga tak dapat mengendalikan mobilnya sehingga oleng kekiri sampai roda sebelah kiri turun ke bahu jalan.

“Selanjutnya kendaraan oleng ke kanan melewati marka tengah jalan dan langsung berbenturan dengan bus tersebut,” katanya.

Andri menambahkan dari kejadian tersebut merunggut tujuh nyawa dari satu keluarga serta dua lainnya mengalami luka ringan di kakinya. Para korban meninggal tersebut semuanya berasal dari Desa Tuwiri Wetan, Kecamatan Merakurak, Kabupaten Tuban.

Menanggapi kejadian itu, Kepala Desa Tuwiri Wetan, Wiji Santoso, membenarkan jika korban merupakan warganya yang tinggal di Dusun Kedungsari, RT 001/RW 004. Ia tambahkan informasi awal yang didapatkannya dari pihak kepolisian menyebut, kecelakaan terjadi sekitar pukul 05.30 wib.

“Benar, yang mengalami kecelakaan itu warga kami,” ujar Wiji saat dikonfirmasi. (Hus/Tgb).