TUBAN, (Ronggo.id) – Presiden Direktur PT Pertamina Rosneft Pengolahan dan Petrokimia (PRPP), Reizaldi Gustino tekankan standard kualitas dalam pembangunan side development proyek Grass Root Refinery (GRR) Tuban. Standard kualitas tersebut sangat ditekankan guna menopang keseluruhan proyek nantinya.

Pendapat tersebut disampaikan saat adanya kunjungan kerja dari seluruh direksi PT PRPP, perwakilan pemegang saham PT Kilang Pertamina Internasional, Albin Ginting, Vice President Project Management, serta perwakilan dari 13 kontraktor domestik maupun internasional di lokasi proyek kilang yang terletak di Kecamatan Jenu, Kabupaten Tuban pada Jumat (17/1/2025).

Kunjungan tersebut dilakukan sebagai bentuk lanjutan dari pre-bid meeting pengadaan pekerjaan site development yang sebelumnya telah dilaksanakan di Hotel Gran Melia Jakarta pada Selasa (14/1/2025) kemarin.

Pada kegiatan yang dilaksanakan di salah satu hotel di Jakarta itu, panitia pelelangan menyampaikan sedikit penjelasan kepada peserta terkait dengan dokumen, prosedur dan persyaratan pelelangan.

Adapun ruang lingkup pekerjaan side development ini mencakup persiapan lahan dan penataan area seluas 841 hektar untuk pembangunan kilang BBM yang terintegrasi dengan industri petrokimia. Untuk pekerjaan yang direncanakan mencakup mengenai penyesuaian ketinggian lahan serta pembangunan infrastruktur dasar.

Presiden Direktur (Presdir) PT PRPP, Reizaldi Gustino mengatakan pekerjaan side development ini merupakan salah satu dari sembilan paket pengerjaan proyek Grass Root Refinery (GRR) Tuban dan menjadi komponen krusial yang nantinya akan menopang keseluruhan proyek.

“Kualitas hasil pekerjaan ini akan menentukan kesuksesan pelaksanaan tahapan Engineering, Procurement and Constru tuon (EPC) selanjutnya,” ujar Reizaldi. 

Lebih lanjut, Reizaldi menambahkan setelah persetujuan investasi akhir diperoleh, pelaksaan pekerjaan side development akan menjadi prioritas perusahaan dengan prinsip OTOBOSOROR (On Time, On Budget, On Specification, On Return, dan On Regulation).

Sejalan, Komisaris PRPP, Irwan Priyasa mengungkapkan pekerjaan side development ini merupakan pekerjaan yang krusial karena sebagai pondasi keberhasilan proyek secara keseluruhan.

“Kami berharap seluruh kontraktor dapat memberikan hasil berkualitas tinggi, sesuai spesifikasi, dan memenuhi persyaratan proyek,” tuturnya.

Sebelumnya, pada tahun 2024, PRPP telah melaksanakan pre-bid meeting untuk paket pekerjaan EPC GRR Tuban, dengan 25 calon kontraktor terdaftar untuk mengikuti lelang pada tujuh paket pengadaan pekerjaan EPC.

Sebagai proyek yang bersifat grass root, Proyek GRR Tuban menghadapi tantangan dengan tingkat kompleksitas tinggi. Namun, PRPP tetap berkomitmen untuk menyelesaikan proyek ini sesuai jadwal dan dengan standar kualitas yang ditetapkan. (Hus/Tgb).